Suara.com - Sejumlah nama muncul menyatakan akan bertarung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Riau yang diselenggarakan serentak pada November nanti. Sosok-sosok ini merupakan figur yang tak asing lagi bagi masyarakat Riau.
Dari tokoh tersebut merupakan mantan Gubernur Riau, anggota DPR RI hingga mantan Bupati yang secara karier politik tak diragukan lagi.
Beberapa kandidat Pemilihan Gubernur atau Pilgub Riau tersebut sudah menentukan pasangan duetnya. Berikut ini duet calon Gubernur-Wakil Gubernur Riau dihimpun dari berbagai sumber.
1. Syamsuar-Mawardi Saleh
Gubernur Riau periode 2019-2024, Syamsuar akan maju dalam Pilkada 2024 pada November mendatang. Ketua Golkar Riau tersebut dikabarkan akan berduet dengan politisi PKS, Ustaz Mawardi Muhammad Saleh.
Syamsuar dan Mawardi Saleh sudah bertemu ketua Dewan Syuro PKS Dr Salim Segaf Al Jufri. Pasangan ini bahkan sudah saling klaim dekat dan akan segera mengumumkan ke publik.
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Bappilu Golkar Riau Ikhsan mengungkapkan jika saat ini sedang pematangan koalisi antara Golkar dengan PKS untuk mengusung Syamsuar-Mawardi Saleh di Pilkada Gubernur atau Pilgub Riau.
2. Edy Natar-Sofyan Siroj
Mantan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution menyatakan akan bertarung di Pilgub Riau nanti. Ia akan berpasangan dengan politikus PKS Riau, Ustaz Sofyan Siroj.
Baca Juga: 7 Figur Bakal Jadi 'Penantang' Syamsuar di Pilgub Riau 2024
Edy Natar sudah terang-terangan menyebut nama Sofyan Siroj sebagai tandem yang potensial, menyebutnya sebagai tokoh berpengalaman, cerdas, dan berintegritas.
Kedekatan mereka dalam hal visi dan nilai-nilai membuat Edy yakin bahwa kerja sama mereka dapat menjadi modal kuat dalam perjalanan politik menuju Pilgub Riau.
Sofyan Siraj pun mengaku dirinya sebagai kader PKS sudah melakukan hal yang tepat dengan menerima pinangan untuk mendampingi Edy Natar.
3. Muhammad Nasir-HM Wardan
Pasangan lain yang akan maju di Pilkada Riau adalah Muhammad Nasir dan HM Wardan. Anggota DPR RI, Muhammad Nasir menjadi bakal calon Gubernur Riau sementara mantan Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan sebagai pendampingnya.
Pasangan ini pun tak malu-malu lagi melangkah bersama sebagai duet kandidat. Terbaru, keduanya mengunjungi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Rabu (19/6/2024).
Berita Terkait
-
Peta Dukungan Pilkada Lewat DPRD di Senayan, Siapa Ingin Ganti Suara Rakyat?
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Alarm 84 Persen: Penolakan Gen Z Pilkada Lewat DPRD dan Bahaya Krisis Legitimasi
-
Lobi Prabowo-SBY Bikin Demokrat Ubah Sikap Soal Pilkada? Ini Kata Gerindra
-
Pilkada Lewat DPRD Bukan Cuma Hemat Biaya, Populi Center: Ini 4 Syarat Beratnya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional