Suara.com - Kasus tewasnya bos rental di Desa Subersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menyeret nama Teyeng Wakatobi. Ia diketahui merupakan konten kreator.
Sosok Teyeng Wakatobi diduga menjadi orang yang menunjukkan sisi keras dari wilayah Sukolilo, Pati. Hal tersebut dilakukan oleh Teyeng Wakatobi dihadapan mobil rental yang terbakar dari kasus viral amuk massa.
Dalam unggahan akun Instagram @surakartakita, Teyeng Wakatobi memperlihatkan mobil rental yang sudah terbakar itu dan menyebut bahwa Sukolilo adalah tempat yang keras.
"Kita kasih paham buat orang yang kurang paham. Kita hajar buat orang yang kurang ajar. Sukolilo, Bos, jangan main-main di sini," ungkap dia sambil menunjukkan gesture mencekik leher.
Dihimpun dari sejumah sumber, Teyeng Wakatobi merupakan selebgram yang berasal dari wilayah Sukolilo, Pati. Dia memiliki akun Instagram @teyeng_wakatobi dengan jumlah pengikut 42,7 ribu. Namun, Instagram miliknya kini telah lenyap, diduga dihapus.
Tak hanya Instagram, Teyeng Wakatobi memiliki akun YouTube Teyeng Wakatobi memiliki lebih dari 2.500 subscribers. Dalam sebuah tayangan YouTube, Teyeng Wakatobi mengaku memiliki nama asli Bagas Kurniawan.
"(Nama Teyeng) itu dari ngawur, dijuluki teman-teman. Wakatobi itu nama pulau, pulau itu sangat bagus, dan saya pengen berlibur ke sana. Karene berhubung belum kesampaian, saya pakai nama aja," ujarnya.
Di Kantor Polisi
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin mengatakan, pihaknya fokus menangani kasus penganiayaan bersama-sama yang menyebabkan korban bos rental asal Jakarta tewas. Sehingga belum bisa menjawab terkait kegaduhan yang disebabkan Teyeng Wakatobi.
"Kita lagi fokus ke perkara ini (penganiayaan rombongan rental asal Jakarta di Sumbersoko Sukolilo)," ujar Alfan usai konferensi pers di Mapolresta Pati, Senin (10/6/2024) siang lalu.
Sementara dari informasi yang didapat, sosok Teyeng Wakatobi sudah diperiksa polisi. Ia sempat dibawa ke Mapolsek Pati Kota.
Berita Terkait
-
Sosok Teyeng Wakatobi, Selebgram yang Bangga Warga Sukolilo Pati Amuk Bos Rental Mobil hingga Tewas
-
Teyeng Wakatobi Diduga Provokator Pembunuhan Pemilik Mobil Rental Gegara Hal Ini
-
Enggak Perlu Main Hakim Sendiri Warga Sukolilo, Pria Ini Dibuat Terkepung dulu saat Kepergok Curi Motor di Bekasi
-
Usai Pembunuhan Pemilik Rental Mobil, Tragedi Berdarah Kembali Guncang Sukolilo Pati
-
Tragis, Bos Rental Mobil Tewas Dikeroyok Warga, Provokasi Emak-Emak Jadi Sorotan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur