Suara.com - Sosok Grace Natalie kembali menjadi sorotan lantaran kembali mendapat jabatan tinggi yaitu sebagai komisaris MIND ID. Padahal sebelumnya, ia juga ditunjuk menjadi staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kali ini berapa gaji Komisaris MIND ID yang didapatkan Grace Natalie?
Sebagai mana kita tahu Grace Natalie merupakan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun pasca diberi jabatan komisaris BUMN, Grace menjelaskan dirinya tidak aktif lagi di PSI. Hal ini pun memancing rasa penasaran publik, apakah gaji Komisaris MIND ID cukup besar sehingga Grace Natalie memilih tidak lagi aktif berpolitik.
Penunjukan Grace sebagai Komisaris Mind ID pun menuai kritik. Pasalnya diketahui bahwa Grace Natalie merupakan tim sukses Prabowo-Gibran dalam Pemilu 2024, ia pun sukses memenangkan pasangan tersebut menjadi presiden dan wakil presiden RI selanjutnya.
MIND ID merupakan singkatan dari Mining Industry Indonesia yang merupakan perusahaan BUMN Holding Industri Pertambangan dan Batubara. Sebagai komisaris MIND ID, Grace dikabarkan akan fokus mengembangkan teknologi dan inovasi di perusahaan BUMN tersebut. Sedangkan sebagai staf khusus presiden, Grace Natalie akan bekerja membantu presiden untuk merumuskan kebijakan dan strategi komunikasi publik.
Rangkap jabatan ini membuat publik mempertanyakan kredibilitas dan kemungkinan adanya konflik kepentingan di dalamnya. Sementara itu, ada pihak lain yang mempertanyakan berapa gaji komisaris MIND ID?
MIND ID sendiri merupakan perusahaan induk dari lima perusahaan tambang terbesar di tanah air. Kelima perusahaan yang berada di bawah bendera MIND ID di antaranya PT. Aneka Tambang Tbk (ANTAM), PT. Bukit Asam Tbk, PT. Freeport Indonesia, PT. Inalum (Persero), PT. Timah, dan MIND ID Trading. Lantas, berapa gaji komisaris MIND ID?
Gaji Komisaris MIND ID
Penunjukan Grace Natalie sebagai Komisaris MIND ID diputuskan dalam RUPS Tahunan yang sudah dilaksanakan oleh MIND ID. Lalu berapa gaji yang bisa didapatkan oleh Grace Natalie setelah mendapat jabatan komisaris MIND ID?
Gaji komisaris MIND ID tertuang dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-13/MBU/09/2021 tentang Perubahan Keenam Atas Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-04/MBU/2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara.
Baca Juga: Fuad Bawazier
Rincian gaji komisaris MIND ID diperinci, dengan perbedaan posisi. Gaji komisaris Utama sebesar 45 persen dari gaji direktur utama. Penghitungan gaji komisaris sebesar 90 persen dari gaji komisaris utama.
Maka, gaji komisaris MIND ID bisa kita tilik ke Laporan Tahunan tahun 2019, disebutkan gaji direktur utama sebesar Rp 325 juta per bulan. Artinya gaji komisaris utama MIND ID adalah 45 persen dari Rp 325 juta per bulan, yakni kurang lebih sebesar Rp 146,25 juta. Lalu, gaji anggota dewan komisaris adalah sebesar Rp 131,65 juta.
Sebelum menjadi komisaris MIND ID, jejak karir Grace diawali dari menjadi jurnalis. Ia mulai menjadi jurnalis di tahun 2018. Lalu ia juga menjadi pembawa berita di sebuah stasiun televisi dan sempat berpindah ke beberapa stasiun televisi.
Selama menjadi jurnalis, Grace meliput beberapa kejadian penting di Indonesia seperti Tsunami Aceh tahun 2004 sampai ke kerusahan di Poso. Di tahun 2012, Grace memutuskan keluar dari dunia jurnalistik dan menjadi CEO lembaga riset dan konsultan politik, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Bergabung dengan lembaga SMRC merupakan awal perjalanan Grace ke dunia politik sampai akhirnya mendirikan Partai Solidaritas Indonesia dan kini menjadi staf khusus Presiden Jokowi dan komisaris MIND ID.
Gaji Stafsus
Berita Terkait
-
Fuad Bawazier
-
Momen Lawas Grace Natalie dan Tsamara Amany Sebelum Dapat Jabatan Komisaris, Peluk Mesra Vespa Lawas
-
Profil dan Pendidikan Fuad Bawazier, Kader Gerindra Duduki Kursi Komisaris Utama MIND ID
-
Grace Natalie Rangkap Jabatan, Stafsus Jokowi Hingga Komisaris MIND ID
-
Prabowo Presiden, Kader Kawakan Gerindra Mulai Bagi-bagi Jabatan Kursi Komisaris BUMN
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran Menghentikan Evakuasi Kapal IMO
-
Dasco Pimpin Rapat Bareng Pemerintah dan Buruh, Antisipasi Badai PHK
-
KPK Pantau Kondisi Kesehatan Gus Yaqut yang Dirawat di RS Polri
-
Jokowi Mulai Safari ke Lampung, Gerindra Tak Masalah: Selamat Ya, Sudah Sehat Kembali
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama