Sejak bulan Mei 2024, Grace Natalie ditunjuk menjadi stafsus Presiden Jokowi. Selang sebulan, ia kembali mendapatkan jabatan tinggi lainnya, yaitu komisaris sebuah BUMN padahal gaji sebagai stafsus presiden juga tidak kecil.
Menurut Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 144 tahun 2015, Staf Khusus Presiden berhak menerima gaji sebesar Rp 51 juta per bulan.
Peraturan itu juga menentukan besaran gaji yang diterima Staf Khusus Wakil Presiden, wakil sekretaris pribadi Presiden, asisten, serta pembantu asisten. Artinya, jika memang Grace Natalie rangkap jabatan, ia bisa mendapatkan sekitar Rp 140 juta dari MIND ID dan Rp 50 juta sebagai stafsus Jokowi.
Jika ditotal, Grace Natalie bisa saja memperoleh gaji nyaris Rp 200 juta per bulan dari kedua jabatan tersebut. Demikian itu informasi gaji komisaris MIND ID.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Fuad Bawazier
-
Momen Lawas Grace Natalie dan Tsamara Amany Sebelum Dapat Jabatan Komisaris, Peluk Mesra Vespa Lawas
-
Profil dan Pendidikan Fuad Bawazier, Kader Gerindra Duduki Kursi Komisaris Utama MIND ID
-
Grace Natalie Rangkap Jabatan, Stafsus Jokowi Hingga Komisaris MIND ID
-
Prabowo Presiden, Kader Kawakan Gerindra Mulai Bagi-bagi Jabatan Kursi Komisaris BUMN
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Silsilah Jeffrey Epstein, Keluarganya dari Yahudi Terpandang
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat