Suara.com - Sosok Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro tengah menjadi sorotan. Lantaran berusaha membalikkan citra baik daerahnya pasca kasus pengeroyokan bos rental mobil di Sukolilo. Hal ini membuat terkait profil dan kekayaan Henggar Budi Anggoro pun mulai dikulik.
Imbas pengeroyokan bos rental di Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kini wilayah tersebut dinarasikan sebagai sarang bandit penadah mobil bodong atau mobil curian. Atas cap jelek itu pun, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro langsung menepisnya.
"Sukolilo dianggap sarang bandit tentunya kondisi ini kita ikut prihatin. Tetapi ini tidak demikian kondisi yang sebenarnya," jelas Henggar kepada wartawan saat ditemui di Pati, dikutip pada Jumat (14/6/2024).
Dia mengungkapkan kondisi di wilayah Sukolilo, Pati sebenarnya amat kondusif. Bahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat serta tokoh agama untuk memberikan pemahaman supaya kericuhan di Sukolilo yang menewaskan bos rental mobil asal Jakarta itu tidak terjadi kembali.
Lebih lanjut, Henggar juga turut berduka cita atas kejadian yang menewaskan bos rental asal Jakarta berinisial BH (52) tersebut. Peristiwa ini bermula, saat BH yang hendak mengambil mobilnya bersama rombongan dikira maling langsung dihajar oleh warga Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, pada Kamis (6/6/2024) lalu.
Atas pernyataannya itu, sosok Henggar Budi Anggoro pun menuai perhatian publik. Simak profil dan kekayaan Henggar Budi Anggoro selengkapnya berikut ini.
Profil Henggar Budi Anggoro
Sosok Henggar Budi Anggoro mulai akrab ditelinga warga Kabupaten Pati karena pria kelahiran Kendal, 14 September 1971 tersebut, resmi ditunjuk oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai penjabat (Pj) bupati Pati pada 2022.
Dia menjadi kepala daerah Kota Mina Tani sampai dengan ada bupati-wakil bupati definitif pada pilkada serentak 2024 nanti. Henggar menggantikan Bupati pendahulu, Haryanto yang telah menjabat dua periode (2012-2022).
Baca Juga: Kasus Rental Mobil Berujung Maut, Sukolilo Dicap Kampung Maling oleh Netizen
Diketahui, Henggar adalah anak buah Ganjar Pranowo. Sebelumnya ia menjabat kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Dia terjun di bidang perhubungan sejak tahun 1997 silam. Henggar telah melakukan dinas hingga luar Jawa sampai kembali lagi ke Jawa Tengah.
Masa kecil Henggar sampai remaja dihabiskan di kota kelahirannya. Usai tamat SMA, ia kemudian melanjutkan kuliah di teknik sipil Universitas Diponegoro Semarang pada 1990.
Sukses menyelesaikan pendidikannya, Henggar lantas masuk ke Departemen Perhubungan Republik Indonesia pada tahun 1997 dengan penempatan di Kantor Wilayah (Kanwil) Sulawesi Selatan.
Tak sampai di situ, ia juga sempat mendapat beasiswa dari Departemen Perhubungan 1999 untuk menempuh pendidikan S-2 di magister transportasi Institut Teknologi Bandung (ITB). Lalu selesai tugas belajarnya Henggar langsung bertugas di Kanwil Perhubungan Jawa Tengah.
Sedangkan, ketika jabatan sebagai bupati dan wakil bupati Pati usai, pria berjenggot itu mengaku tidak tahu bila dirinya diusulkan menjadi Pj Bupati Pati. Dia baru mengetahui diusulkan jadi Pj Bupati usai ada kasak-kusuk di lingkungan tempat tinggalnya.
Kekayaan Henggar Budi Anggoro
Berita Terkait
-
Kasus Rental Mobil Berujung Maut, Sukolilo Dicap Kampung Maling oleh Netizen
-
Sukolilo Darurat Bandit? Polisi Razia Besar-besaran Usai Viral Pengeroyokan Bos Rental
-
Desa Sumbersoko Jadi Sasaran Kemarahan Netizen, Banyak Label Sindiran di Google Maps
-
Ramai Dicap Kampung Penadah usai Bos Rental Mobil Dibunuh Warga, Polisi Gercep Sita 35 Kendaraan Bodong di Pati Jateng
-
Sesumbar Pati Keras Hingga Dicari-cari Netizen, Sosok Teyeng Wakatobi Sudah Di Kantor Polisi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun