Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, tak gentar dengan adanya hasil survei yang menyebut nama Kaesang Pangarep teratas untuk Pilgub Jawa Tengah. Ia menegaskan PKB akan mengusung kader sendiri di Jawa Tengah.
Kader yang dimaksud adalah Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH Yusuf Chudlori.
"Sampai hari ini keputusan DPP-PKB dari awal, mengusung Gus Yusuf sebagai calon gubernur," kata Cak Imin di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (1/7/2024).
Ia mengklaim pria yang akrab disapa Gus Yusuf itu mempunyai elektabilitas yang tinggi.
"Oh Gus Yusuf tinggi sekali. Gus Yusuf tinggi sekali. Hasil survei kita bahkan mengalahkan yang lain per hari ini," katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan PKB sadar diri tak bisa sendirian di Pilgub Jateng. Maka dari itu PKB sedang menjajaki kerja sana dengan partai politik lain.
"Tetapi kita kan butuh tambahan kursi, nggak cukup koalisi. Kita sedang berusaha sekuat tenaga agar koalisi cukup," pungkasnya.
Sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil jajak pendapat untuk Pilkada Jawa Tengah 2024. Terdapat sejumlah nama-nama yang diprediksi bakal meramaikan perebutan kursi Jateng 1.
Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan mengatakan survei ini dilakukan selama 21-26 Juni lalu dengan melibatkan 1.200 sampel responden warga Jateng. Dengan metode pertanyaan terbuka tanpa menyodorkan nama, mayoritas responden belum menentukan pilihan, tidak tahu, atau rahasia.
Baca Juga: Sah! Helddy Agustian Dapat Rekom PKB Jadi Bakal Calon Wali Kota Cilegon
Jumlahnya yang belum memilih ini jauh di atas lainnya di angka 78,7 persen.
Namun, ada dua sosok yang menjadi top of mind atau paling diingat oleh responden. Yakni, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi dengan 5,2 persen Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep yang raih suara 2,5 persen.
Kemudian, disusul Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jateng Sudaryono dengan 2,1 persen, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul 1,8 persen, Bupati Kendal Dico Ganinduto 1,7 persen, dan Mantan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen 1,5 persen.
"Pada simulasi top of mind, mayoritas belum menentukan pilihan. Sementara Irjen Pol Ahmad Luthfi paling banyak disebut 5,2 persen, kemudian Kaesang Pangarep 2,5 persen," ujar Djayadi dalam konferensi pers virtual, Minggu (30/6/2024).
Kendati demikian, Djayadi mengakui hasil survei ini masih jauh dari prediksi Pilkada Jateng. Apalagi, berdasarkan jajak pendapat yang sama, kebanyakan atau 16,1 persen responden memilih kandidat karena belum mengetahui nama lain.
Berita Terkait
-
Coret Nama Sohibul Iman, PKB Kini Bidik Figur Cawagub Pendamping Anies di Pilkada Jakarta
-
Jika Ridwan Kamil Tak Maju Pilkada Jakarta, PAN Jadikan Kaesang Opsi Kedua
-
Kenapa Kaesang Pangarep Ikutan Yoga Prenatal bareng Erina Gudono?
-
Sah! Helddy Agustian Dapat Rekom PKB Jadi Bakal Calon Wali Kota Cilegon
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?