Suara.com - Kasus mutilasi yang dilakukan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) di Garut, Jawa Barat (Jabar) mengundang kengerian tersendiri. Lantaran ODGJ pelaku mutilasi membiarkan beberapa organ tubuh korban tercecer di jalanan usai eksekusi.
Pembunuhan sadis yang terjadi di Kampung Banter Limus, Desa Sancang Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut itu ternyata dilakukan pelaku dengan menggunakan pisau.
"Diduga benda tajam yang digunakan pelaku berasal dari tempat pandai besi, karena memang terdapat bercak darah," kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo seperti dilansir Harapan Rakyat-jaringan Suara.com, Senin (1/7/2024).
Lebih jauh, ia juga merinci bahwa potongan tubuh korban tanpa identitas itu berjumlah 12 bagian.
Dari 12 bagian tersebut, tangan dan kaki ditemukan di dua karung bekas, kepala dan badan di parit jalan, serta organ lain di dalam satu kantong plastik.
"Ada 12 bagian, dari tangan, kaki, untuk badan masih menyatu dengan kepala, dan lainnya," jelasnya.
Polisi sendiri sudah melakukan proses pengumpulan ceceran potongam tubuh korban yang seluruhnya sudah terkumpul dan kini berada di kamar mayat RSUD dr Slamet Garut.
Hingga saat ini, polisi serta ahli forensik tengah melakukan otopsi jenazah korban kasus ODGJ mutilasi ODGJ di RSUD dr Slamet Garut.
Sebelumnya diberitakan, warga di sekitar Jalan Raya Cibalong, Kampung Babakan Limus, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong dihebohkan dengan penemuan potongan jasad diduga korban mutilasi pada Minggu (30/6/2024).
Baca Juga: Bunuh Istri Hamil Muda usai Dituduh Selingkuh, Andika Gak Kapok Diceraikan Istri Pertama Gegara KDRT
Korban mutilasi belakangan disebut-sebut juga ODGJ. Dia duduga dihabisi nyawanya oleh rekannya yang juga diduga ODGJ berinisial E.
Sebelum melakukan pembunuhan dan memutilasi korban, E terlebih dahulu mengikat korbannya, di bagian tangannya. Pelaku kemudian menarik korban ke arah semak-semak yang berada di sekitar lokasi.
Aksi E menggiring korbannya ini viral usai diunggah di akun media sosial, salah satu akun yang mengunggahnya yakni @infojaksel.id.
“Berdasarkan penyelidikan sementara baik pelaku maupun korban sama-sama ODGJ,” tulis akun tersebut, dikutip Senin (1/7/2024).
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran