Suara.com - Presiden Jokowi mengusulkam adanya insentif untuk aparatur sipil negara (ASN) yang lebih dulu pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Insentif berupa percepatan kenaikan pangkat hingga tambahan gaji.
Lantas, apakah iming-iming pemberian insentif tersebut bisa merayu para ASN untuk sukarela hijrah ke IKN? Jawabannya ternyata tidak juga.
Salah satu ASN yang melakukn wawancara bersama Suara.com, mengaku dirinya tidak masalah bila memang harus pindah ke IKN dengan ada atau tidaknya insentif tersebut. Artinya insentif di sini tidak terpengaruh untuk dia bersedia pindah.
"Terlepas dari insentif yang bakal dikasih, saya pribadi pasti siap. Insentif ya cuma bonus saja," kata dia kepada Suara.com, Selasa (2/7/2024).
ASN yang enggan disebutkan namanya ini menyatakan diri siap sedia hijrah ke IKN, apabila memang sudah turun penugasan dari kementerian tempatnya bernaung. Menurutnya, kepindahan ASN ke IKN memang menjadi aturan yang mengharuskan.
"Secara pribadi nggak keberatan sama sekali kalau itu memang sudah ketentuan yang ada," ujar dia.
Hal yang memudahkan ASN ini untuk pindah ke IKN, salah satunya lantaran terbiasa merantau, begitu pula saat ini di Jakarta.
Sedangkan hal lainnya, karena masih lajang alias jomblo, belum menikah dan memiliki keluarga sendiri.
"Jadi nggak begitu kendala untuk pindah ke manapun. Artinya, ada tidaknya insentif, kalau memang sudah penugasan sebagai ASN ya siap siap saja," kata dia.
Baca Juga: Ini Skema Pemerintah Pindahkan ASN ke IKN, Dari Rekrutmen Baru hingga Mutasi
Selain insentif, pemerintah menjamin apartemen bagi ASN yang ingin pindah ke IKN. Apartemen itu diperuntukan sebagai tempat tinggal untuk ASN.
Menanggapi adanya jaminan apartemen sebagai tempat tinggal, ia merasa bersyukur bila memang pemerintah menjamin hunian bagi ASN yang pindah ke IKN.
"Kalau memang dikasih ya bersyukur sekali, kan saya di sini nggak ada rumah juga masih kost. Apalagi kalau dapat apartemen gratis, semoga jadi bisa berhemat," ujarnya.
Meski siap menjalankan tugas untuk pindah ke IKN, meninggalkan Jakarta tentu tidak semudah yang dibayangkan. Terlebih bila harus meninggalkan jauh lingkaran pertemanan dan kerabat yang selama ini sudah terjalin di Jakarta.
"Sebetulnya ini pasti banyak tantangan walaupun masih sendiri merantau di Jakarta tetap saja ada perasaan berat untuk ninggalin tempat yang sudah lama," kata dia.
Walau begitu, sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan pekerjaan sebagai ASN, tentu kepindahan dari Jakarta menuju IKN harus dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya