Suara.com - Rhoma Irama, sebagai sosok yang tak hanya dikenal sebagai ikon musik dangdut tetapi juga aktif dalam menyuarakan pandangan-pandangannya, sering kali menarik perhatian dengan pemikiran-pemikirannya yang mendalam dan penuh pesan moral.
Salah satu pandangannya yang jadi kontroversi adalah tentang nasab Ba'alawi di sebuah podcast. Sang legenda dangdut ini mempertanyakan keabsahan klaim bahwa keturunan Ba'alawi di Indonesia adalah dari garis keturunan Nabi Muhammad SAW.
Terlepas dari itu, karya dan lagu Rhoma Irama tidak hanya menghibur tetapi juga memiliki pesan moral yang masih sangat relevan bagi generasi muda zaman sekarang, menawarkan refleksi tentang keberanian dan ketegasan dalam menghadapi pandangan dan nilai-nilai yang dianggap penting olehnya.
Berikut ini adalah 5 lagu Rhoma Irama yang masih relevan bagi anak muda zaman sekarang, beserta potongan liriknya. Simak yuk!
1. Begadang
Begadang, jangan begadang
Kalau tiada artinya
Begadang boleh saja
Kalau ada perlunya
Begadang, jangan begadang
Kalau tiada artinya
Begadang boleh saja
Kalau ada perlunya
Begadang menjadi salah satu gaya hidup tidak sehat yang masih sering dilakukan. Lewat lagu ini, Rhoma Irama berpesan agar tidak begadang hanya untuk menyia-nyiakan waktu dengan bermain atau bersenda gurau.
2. Stres
Stres (stres)
Kerap melanda manusia
Tak peduli miskin ataupun kaya
(Banyak orang yang stres)
Stres (stres)
Seakan tengah mewabah
Tak peduli tua ataupun muda
(Banyak orang yang stres)
Baca Juga: Terbongkar! Habib Bahar Gunakan Hadis Palsu untuk Bela Silsilah Keturunan Nabi
Lagu ini awalnya berjudul Malapetaka, namun lebih populer dikenal dengan judul Stres. Melalui lagu ini, Rhoma Irama menceritakan bagaimana masyarakat modern rentan mengalami stres karena berbagai masalah kehidupan dan keuangan, dan cara mengatasinya adalah dengan mendekatkan diri kepada Tuhan.
3. Judi
Menjanjikan kemenangan
Judi (judi)
Menjanjikan kekayaan
Bohong (bohong)
Kalaupun kau menang
Itu awal dari kekalahan
Bohong (bohong)
Kalaupun kau kaya
Itu awal dari kemiskinan
Maraknya judi online saat ini rupanya juga sudah diingatkan oleh Rhoma Irama. Lagunya yang berjudul judul Judi mengkritisi bahaya dan dampak negatif dari perjudian. Rhoma Irama menyoroti bahwa kecanduan judi tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga dapat menghancurkan kehidupan seseorang dan keluarganya.
4. Mirasantika
Dulu aku suka padamu dulu aku memang suka
(Ya-ya-ya)
Dulu aku gila padamu dulu aku memang gila
(Ya-ya-ya)
Sebelum aku tahu kau dapat merusakkan jiwaku (o-o-o, o-o-o)
Sebelum aku tahu kau dapat menghancurkan hidupku
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Daftar Pengusaha Rokok Dibidik KPK di Kasus Bea Cukai, dari Haji Her hingga Rokhmawan
-
Menteri PPPA Kecam Dugaan Pelecehan di FH UI, Minta Pelaku Dihukum Tegas Sesuai UU TPKS
-
Deforestasi Bergeser ke Timur, Bisakah Indonesia Lindungi Benteng Terakhir Hutannya?
-
Menhaj Pastikan Wacana War Tiket Haji Tak Hapus Antrean Jemaah Lama
-
DPR Minta Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI Diproses Tegas Sesuai Aturan
-
Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip
-
Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia
-
Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya
-
Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus
-
Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota