Suara.com - Pemerintah Kota Amsterdam, Belanda belum lama ini mengumumkan rencana ambisius untuk membangun pelabuhan terapung yang inovatif di jantung kota. Proyek ini bertujuan untuk mengatasi tantangan ruang yang terbatas dan menciptakan ruang publik baru yang berkelanjutan.
Pelabuhan terapung yang akan berlokasi di persimpangan Sungai IJ dan Kanal Timur, akan terdiri dari platform modular yang mengapung di atas air. Platform ini akan digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk dermaga untuk kapal, ruang publik, dan fasilitas rekreasi.
Desain pelabuhan terapung berfokus pada keberlanjutan dan ketahanan. Platform akan dilengkapi dengan panel surya untuk menghasilkan energi terbarukan, dan desainnya memperhitungkan kemungkinan kenaikan permukaan air laut.
Proyek ini diharapkan akan memberikan sejumlah manfaat bagi kota Amsterdam. Di antaranya mampu meningkatkan ruang publik karena pelabuhan terapung akan menciptakan lebih dari 100.000 meter persegi ruang publik baru, yang akan digunakan untuk taman, alun-alun, dan area rekreasi.
Selain itu proyek ini juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas. Platform akan dihubungkan ke jaringan transportasi kota, menyediakan akses mudah melalui feri dan jalur sepeda. Pelabuhan terapung akan mengurangi kemacetan lalu lintas dengan menyediakan alternatif untuk pengiriman barang melalui jalan darat.
Pembangunan ini juga diproyeksikan mampu mendorong inovasi, di mana pelabuhan terapung akan berfungsi sebagai pusat untuk inovasi dan pengembangan di bidang konstruksi terapung dan teknologi berkelanjutan.
Pemerintah Kota Amsterdam bekerja sama dengan Perusahaan Air Belanda (Rijkswaterstaat) dan konsorsium perusahaan untuk mengembangkan proyek ini. Konstruksi pelabuhan terapung diharapkan dimulai pada tahun 2024 dan selesai pada tahun 2027.
"Pelabuhan terapung adalah proyek transformatif yang akan merevolusi garis pantai Amsterdam," kata Wali Kota Amsterdam Femke Halsema. "Ini akan menciptakan ruang publik yang dinamis dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan inovasi di kota kita."
Baca Juga: Evan Dimas Ungkap Alasan Pilih Persik Kediri Jadi Pelabuhan Baru
Berita Terkait
-
Tantang Spanyol di Final Euro 2024, Harry Kane Kibarkan Bendera Putih?
-
Anak Pemain Timnas Indonesia Gabung Tim Junior Ajax Amsterdam, Netizen: Calon Bintang Masa Depan!
-
Datangi Indonesia dan Video Call dengan Tenaga Ahli Kemenpora, Wonderkid Ajax Amsterdam Bakal Diproses Naturalisasi?
-
Datang ke Indonesia, Pemain Keturunan yang Berkarier di Ajax Amsterdam Minat Jadi WNI?
-
Kabar Abroad: Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye Harus Puas Gagal Menang Lawan Ajax Amsterdam dan NEC Nijmegen
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?