Suara.com - Nama Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) menjadi buah bibir setelah bobolnya Pusat Data Nasional (PDN). Masyarakat menilai Budi sama sekali tidak layak menduduki jabatan itu. Sebaliknya, jabatan Menteri Budi datang lantaran dia merupakan orang dekat Presiden Joko Widodo.
Kini setelah kasus PDN, namanya kembali viral lantaran fotonya bersama tentara Israel tersebar luas di internet. Budi yang berkemeja kotak – kotak tampak berdiri diapit perempuan berseragam hijau army dengan menenteng senjata. Mereka merupakan tentara Israel. Foto tersebut diambil pada 2015 silam.
Saat itu, Budi tengah menapaki karier di dunia politik dan pemerintahan. Menkominfo bukan jabatan pertama Budi Arie. Sebelum bertugas sebagai Menkominfo, Budi merupakan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT).
Pengangkatan Budi dalam jabatan tersebut dilakukan pada tanggal 25 Oktober 2019 oleh Presiden Joko Widodo dan bertugas mendukung tugas-tugas Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dalam mengelola program-program pembangunan dan pemberdayaan di desa, daerah tertinggal, dan kawasan transmigrasi di Indonesia.
Sebelum mengisi jabatan – jabatan strategis itu, Budi menjadi Ketua Projo yang merupakan singkatan dari Pro Jokowi, organisasi sukarelawan pendukung Joko Widodo yang berdiri pada 2013. Jabatan itu tetap melekat hingga kini meskipun Budi telah dilantik sebagai menteri.
Sepak terjang Budi Arie selama di Projo dilatarbelakangi ingin mendukung Jokowi dalam Pemilu 2014. Dia sebelumnya juga aktif di PDIP sejak 2005. Sejak pertama kali berdiri hingga saat ini, Budi Arie masih tercatat sebagai ketua. Projo tidak hanya memiliki visi memenangkan Jokowi namun juga mengawal Jokowi selama menjabat sebagai presiden.
Karier politik Budi Arie cukup moncer bersama PDIP. Dia pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Balitbang PDIP DKI Jakarta serta Ketua DPD PDIP DKI Jakarta. Sebelum memulai kariernya di kancah politik, Budi Arie malang-melintang di dunia jurnalistik. Dia pernah bekerja sebagai wartawan Media Indonesia pada 1994 – 1996.
Kemudian berpindah ke tabloid ekonomi Kontan pada 1996 – 2001. Terakhir, pada 2008 – 2009 Budi Arie merupakan Pemimpin Umum Tabloid Bangsa. Budi merupakan alumnus Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia tahun 1996.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: Kominfo Gencar Berantas Judol, Menkominfo Malah Tercyduk Doyan Main Judi Online di Facebook
Berita Terkait
-
Profil Terkini Budi Arie Setiadi, Menkominfo yang Dinyinyir karena Foto Bareng dengan Tentara Israel
-
Budi Arie Dinilai Tak Serius Tangani PDNS, Massa Aksi: Turunkan Menteri Give Away!
-
Mobil Mewah Menkominfo Budi Arie Terkenal Gampang Jebol Transmisi?
-
Menkominfo Budi Arie Setiadi Kunci Akun Facebook dan Instagram, Jejak Digital Diburu
-
Kominfo Gencar Berantas Judol, Menkominfo Malah Tercyduk Doyan Main Judi Online di Facebook
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!