Suara.com - Pada usia 7 tahun, Dawson hidup dalam ketakutan bahwa dia dan kakak laki-lakinya Dalton tidak akan mendapatkan kesempatan untuk tumbuh bersama karena mereka terpuruk di panti asuhan.
Adopsi akan sulit karena Dalton menderita lumpuh otak dan epilepsi, tidak dapat berbicara, dan lumpuh. Meskipun beberapa keluarga tertarik pada Dawson, dia khawatir menemukan rumah selamanya dapat menyebabkan perpisahan.
Syukurlah, dengan bantuan dari Dave Thomas Foundation for Adoption dan orang tua Florida, Robbin dan Steven, anak-anak itu kini bersama.
Ketika Dawson pertama kali tiba di rumah barunya di Florida, dia duduk di bangku kelas dua, namun memiliki tingkat kemampuan membaca seperti anak taman kanak-kanak. Namun dengan cinta dan rasa aman yang diberikan kepadanya dan saudara laki-lakinya, anak laki-laki itu mulai berkembang.
“Lampu menyala, dan permainan pun dimulai,” kata ibunya. “Dia meraih penghargaan selama empat semester berturut-turut.”
Hari ini, Robbin mengatakan bahwa dia tidak mungkin meminta dua putra yang lebih baik.
“Dawson adalah orang yang seperti itu karena dia mendapat kesempatan untuk menjaga saudaranya. Itu separuh dari dirinya—itulah hatinya.”
Masalah kesehatan saudaranya juga menginspirasi Dawson untuk bermimpi menjadi seorang dokter, ingin merawat orang seperti yang dilakukan para dokter Dalton.
“Tidak ada apa pun yang tidak akan saya lakukan untuk Dalton,” kata sang manajer. “Aku senang bersamanya.”
Baca Juga: Menggali Potensi Anak di Panti Asuhan Jambi melalui Multiple Intelligence
Steve dan Robbin sekarang memiliki mobil van yang dapat diakses oleh penyandang disabilitas dan kursi roda baru untuk Dalton, dan saat ini bekerja sama dengan vendor lokal untuk memasang kolam renang yang dapat diakses oleh penyandang disabilitas.
“Dalton adalah hadiah terbesar yang pernah diberikan kepada saya,” kata Robbin, dalam video YouTube milik Foundation. “Dia membawa lebih banyak kegembiraan, lebih banyak cinta daripada orang mana pun yang pernah saya temui.”
Berita Terkait
-
Aksi Heroik Bocah Tenangkan Diri Saat Ibunya Terperangkap di Lift, Bikin Haru!
-
Definisi Cantik Luar Dalam, Ini 5 Potret Syifa Hadju Rayakan Ulang Tahun di Panti Asuhan
-
Siapa Nama Lengkap Baby Lily? Wajahnya Kini Diungkap oleh Raffi Ahmad, Dipuji Mirip Rayyanza
-
Tak Yakin Temukan Cinta, Selena Gomez Hampir Saja Adopsi Anak Agar Tak Merasa Kesepian
-
Menggali Potensi Anak di Panti Asuhan Jambi melalui Multiple Intelligence
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor
-
DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India