Suara.com - Rusia telah mengirimkan peringatan keras kepada Israel atas konflik di Gaza usai Menteri Luar Negerinya mengatakan IDF atau pasukan pertahana Israel tidak dapat menghancurkan Hamas.
Sergei Lavrov mengatakan “tidak realistis” untuk percaya bahwa Israel dapat membubarkan kelompok Palestina karena “dukungannya terhadap dunia Muslim.”
“Belum ada prospek untuk mengakhiri pertumpahan darah ini. Israel, melalui Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengatakan dalam menanggapi seruan gencatan senjata bahwa mereka tidak akan berhenti sampai Hamas benar-benar melenyapkan Hamas," katanya.
“Menurut pendapat saya, dan banyak rekan saya yang memiliki pandangan serupa, adalah tugas yang tidak realistis untuk memberantas organisasi yang ada, yang memiliki kemampuan dan dukungan yang cukup, termasuk di dunia Muslim.”
Lavrov, sekutu utama Presiden Rusia Vladimir Putin, menambahkan: “Beberapa negara Arab, Mesir dan Qatar bekerja sama dengan Amerika, dan mereka juga mengadakan beberapa pertemuan dengan Israel.
“Menurut pendapat saya, sangat tidak baik jika Palestina tidak diikutsertakan dalam pertemuan yang dirancang untuk menentukan masa depan mereka. Dalam hal ini, kami akan terus membantu memulihkan persatuan Palestina.”
Kremlin telah dua kali menjamu Hamas di Moskow sejak perang pecah setelah serangan brutal 7 Oktober. Israel sejak itu menghancurkan Gaza dengan serangan militer.
Pada bulan Januari, Kremlin mengklaim bahwa para pejabatnya mendesak Hamas untuk membebaskan sandera yang ditahan kelompok tersebut di Jalur Gaza.
“Selama pembicaraan, fokusnya adalah pada konfrontasi yang sedang berlangsung di zona konflik Palestina-Israel, dengan latar belakang krisis kemanusiaan di Jalur Gaza yang telah mencapai skala bencana," kata Kementerian Luar Negeri Rusia.
Baca Juga: Pesawat Jet Tempur Israel Porak-porandakan Lima Kota di Lebanon, 12 Orang Meninggal Dunia
“Pihak Rusia menekankan perlunya pembebasan secepatnya warga sipil yang ditangkap dalam serangan 7 Oktober 2023 dan ditahan oleh faksi Palestina, termasuk tiga warga negara Rusia – A. Kozlov, A. Lobanov dan A. Trufanov,”
Pada bulan Oktober 2023, mantan penulis pidato Putin mengatakan kepada Daily Express bahwa Putin sekarang melihat Israel sebagai “musuh.”
"Saya pikir Putin tidak lagi peduli pada [Benjamin) Netanyahu. Sekarang dia telah mengambil sikap pro-Palestina dalam konflik ini, pemerintah Israel mana pun adalah musuh Putin," ujar Abbas Gallyamov.
Berita Terkait
-
Pendidikan Coki Pardede vs Indah G, Adabnya Menertawakan Aksi Boikot Produk Pro Israel Tuai Kecaman
-
12 Orang Tewas Akibat Serangan Roket, Israel Bakal Habisi Kelompok Hizbullah Lebanon
-
Misteri Ledakan di Golan, Malfungsi Sistem Pertahanan Israel?
-
Olimpiade Paris di Bawah Ancaman, Israel Tuduh Iran Rencanakan Serangan Terhadap Atlet
-
Pesawat Jet Tempur Israel Porak-porandakan Lima Kota di Lebanon, 12 Orang Meninggal Dunia
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun
-
31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar