Suara.com - Seluruh umat muslim saat ini tengah berduka atas kepergian Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh yang tewas pada Rabu (31/7/2024) oleh Militer Israel.
Ribuan orang turut mengantarkan proses pemakaman pejuang kemerdekaan Palestina tersebut. Bahkan, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla turut hadir.
Jusuf Kalla terlihat menghadiri langsung pemakaman pemimpin kelompok pejuang Palestina, Hamas, Ismail Haniyeh di Doha, Qatar pada Jumat (2/8/2024) waktu setempat.
Tidak hanya Jusuf Kalla, terlihat juga Ketua Dewan Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) Prof Din Syamsudin hadir langsung ke pemakaman Ismail Haniyeh.
Pada video yang dibagikan Staf Khusus Bidang Media Jusuf Kalla, Yadi, ekspresi kesedihan pun terlihat dari raut wajah eks Wapres RI tersebut.
Pada video itu terlihat JK yang mengenakan kemeja putih dan kopiah hitam berdiri di sisi makam bersama sejumlah tokoh lain.
Dia menengadahkan tangan saat doa dipanjatkan oleh pengurus pemakaman.
Sebanyak dua patok berada di makam Haniyeh yang ditutupi dengan pasir dan bebatuan.
Sebelumnya, JK bertolak ke Qatar pada Kamis (1/8) untuk menghadiri pemakaman Haniyeh.
Baca Juga: Ketegangan Iran-Israel Meningkat, Maskapai Lufthansa Jerman Hentikan Penerbangan ke Tel Aviv
"Ini memenuhi harapan agar mengirimkan delegasi Indonesia ke sana dan kami diundang meghadiri pemakaman almarhum Ismail Haniyeh," kata JK dalam keterangan sebelum berangkat.
Pemimpin Hamas itu gugur bersama ajudannya akibat serangan rudal yang menargetkan kediamannya di Teheran utara, Iran sekitar pada Rabu (31/7).
Ketegangan Iran-Israel Meningkat
Ketegangan Iran dan Israel semakin meningkat usai Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh tewas pada Rabu (31/7/2024) kemarin, hal itu nampaknya sangat berdampak terhadap keamanan penerbangan ke dua negara tersebut.
Seperti yang terjadi kali ini, maskapai penerbangan Jerman, Lufthansa, membatalkan semua penerbangan ke Tel Aviv, Israel, dan ke Beirut, Lebanon karena alasan keamanan, Jumat (2/8/2024).
Informasi itu disampaikan menurut media setempat yang menyampaikan maskapai tersebut membatalkan semua penerbangan ke Tel Aviv hingga 8 Agustus karena perkembangan terkini antara Israel dan Iran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'