- Polres Metro Jakarta Selatan menangkap empat tersangka berinisial ASB, RRK, AH, dan DW terkait kasus penyekapan wanita berinisial AL.
- Penangkapan dilakukan Jumat (26/6/2026) setelah polisi menerima laporan keluarga mengenai korban yang tidak pulang selama dua hari.
- Para tersangka mengaku menyekap korban karena menduga korban telah mencuri barang dari tempat kerja mereka secara sepihak.
Suara.com - Polisi meringkus empat orang terduga pelaku penyekapan terhadap seorang wanita berinisial AL.
Kasi Humas Polres Jaksel, Joko Adi menyampaikan, keempat pelaku penyekapan, inisialnya ASB, RRK, AH, dan DW.
Peristiwa ini terbongkar setelah polisi mendapatkan laporan dari pihak keluarga. Mereka mengadukan korban tidak pulang ke rumah selama dua hari setelah dijemput rekannya.
“Korban dijemput ke rumah. Kemudian dibawa dan sudah dua hari belum pulang. Pada hari kedua setelah dijemput itu bisa berkomunikasi. Dari komunikasi itu, orang tua si pelapor merasa khawatir,” kata Joko, saat dikonfirmasi, Jumat (26/6/2026).
Mendapati laporan tersebut, tim Resmob Polres Metro Jakarta Selatan langsung bergerak dan menciduk pelaku.
Dari hasil penyelidikan, polisi telah menetapkan keempat pelaku menjadj tersangka dari empat pelaku yang ditangkap.
“Kemudian dilakukan serangkaian penyelidikan hingga kami dapat mengamankan kemudian menetapkan si empat orang ini sebagai tersangka,” katanya.
Dari pengakuan pelaku, mereka nekat menahan menyekap korban karena korban diduga telah mengambil barang milik toko tempat mereka bekerja.
“Jadi menurut informasi bahwa yang bersangkutan ini diduga mengambil barang dari tempat kerjanya,” ujar dia.
Baca Juga: Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
Namun belum dapat dipastikan soal dugaan pencurian yang dilakukan oleh korban.
“Nanti biar kita dalami lagi ya. Nanti kita dalami lagi oleh penyidik Resmob Polres Jakarta Selatan,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Usut Psikologis Taufik Hidayat Buntut Tersangka Penyekapan, Polda Jabar Gandeng Ahli Kejiwaan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik
-
Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan
-
Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029
-
3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit
-
Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir