Suara.com - Ajang pameran bertajuk Jakarta International Investment, Trade, Tourism, Small and Medium Enterprise Expo (JITEX) 2024 telah terselenggara pada 7-11 Agustus lalu di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan. Selama lima hari digelar, acara tersebut berhasil mencapai target transaksi dan investasi sebesar Rp 12,86 triliun. Selain itu, transaksi Business to Consumer (B2C) berhasil mencapai Rp 1.540.501.783 alias Rp 1,54 miliar.
Pada JITEX 2024, terdapat 335 tenant produk UMKM Jakarta yang berpameran. Sedangkan jumlah pengunjung sebanyak 11.310 orang. Sementara jumlah buyer dan investor terdiri dari 258 orang yang berasal dari sepuluh negara yaitu Indonesia, India, Malaysia, Laos, Polandia, Hongkong, Filipina, Tiongkok, Australia, serta Selandia Baru.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Di antaranya Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Kementerian dan Lembaga, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia, KBRI Manila, buyer dan investor, serta para stakeholder lainnya.
"Terima kasih atas sinergi dari seluruh pihak dalam mendukung suksesnya rangkaian penyelenggaraan JITEX 2024. Berkat kerja sama yang luar biasa ini, kita berhasil mewujudkan total potensial nilai transaksi dan investasi aktivitas B2B (Business to Business) sebesar Rp12,86 triliun. Harapannya, hal ini dapat menciptakan interaksi bisnis yang lebih baik lagi ke depan," kata Sri saat menutup JITEX 2024, Minggu (11/8/2024).
Saat membuka pameran internasional ini pada 7 Agustus lalu, Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebut JITEX 2024 sebagai salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mewujudkan Jakarta sebagai pusat ekonomi berskala global yang bersaing dengan kota-kota besar lain di dunia.
Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta selaku penyelenggara bersama HIPPINDO, JITEX 2024 jadi fasilitas menarik modal, barang, Sumber Daya Manusia (SDM), gagasan, serta informasi secara global.
"Melalui pameran ini, pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dapat memperkenalkan produk unggulannya ke pasar lokal dan internasional, sekaligus mendorong Jakarta menjadi pusat wisata; Meetings, Incentives, Conferences, dan Exhibitions (MICE); dan perdagangan ekspor produk lokal," ujar Heru dalam sambutannya.
Ia juga mengapresiasi pelaku UMKM yang berhasil memasarkan produknya ke pasar internasional melalui acara JITEX 2024. "Oleh karena itu, para produsen lokal harus terus meningkatkan kualitas produknya agar sesuai dengan standar internasional. Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada HIPPINDO dan asosiasi lainnya yang telah bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dalam penyelenggaraan kegiatan JITEX 2024," tuturnya.
Menurut Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo, pihaknya selalu mendukung UMKM untuk terus berkembang hingga bisa bersaing di kancah global. “Lewat program yang dikenal Jakarta kami selalu mengupayakan dan mendorong kemajuan UMKM agar bisa berkembang dan bersaing di kancah global," paparnya.
Baca Juga: Heru Budi Dorong Investasi, Jakarta Melaju Kota Bisnis Berskala Global
Testimoni Para Buyer
Salah seorang buyer dari China, Sunny, merasa senang bisa mengunjungi JITEX 2024. Ia yang datang bersama dua rekan bisnisnya mengaku, melihat banyak produk menarik yang dipamerkan, dari kuaci, masker wajah sarang burung, kopi luwak premium, hingga aneka makanan ringan khas Indonesia.
"Tentu ini bagus sekali ya. Ada beberapa saya lihat cukup menarik (produknya)," ucap Sunny saat ditemui Suara.com.
Saat mengunjungui JITEX 2024, ia masih menimbang potensi kerja sama bisnis dengan penjual lokal. Ia akan melakukan penilaian lebih dulu mengenai produk-produk yang membuatnya tertarik.
"Ini (kopi luwak dan kuaci) saya mau bawa dulu (ke China). Kita lihat dulu kemungkinannya seperti apa nanti," lanjutnya.
Sementara, salah seorang pengunjung, Rika (31), menemukan berbagai produk unik yang baru diketahuinya. Ia menyarankan, pameran yang membantu perkembangan bisnis UMKM perlu terus diadakan.
Berita Terkait
-
Maksimalkan Potensi Industri MICE, Jalan Jakarta Jadi Kota Global Makin Terbuka Lebar
-
Lewat JITEX 2024, Heru Budi Dorong UMKM Lokal Mendunia
-
Pengamat: Formula Baru Aturan Pajak Heru Budi Punya Semangat yang Baik Pembebasan PBB-P2 Rumah di Bawah Rp 2 Miliar
-
4.723 Penyandang Disabilitas di Jaktim Disebut Belum Dapat Bansos, Begini Bantahan Heru Budi
-
Heru Sebut Gibran Gelar Uji Coba Makan Bergizi Gratis Di Jakarta Hari Ini: Tapi Saya Tak Bisa Dampingi
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan