Suara.com - Joe Metheny, seorang pembunuh berantai yang pernah meneror Baltimore pada tahun 1990-an, menyimpan rahasia mengerikan di balik kejahatannya. Pria berusia 62 tahun ini dinyatakan bersalah atas pembunuhan dua wanita, Cathy Magaziner dan Kimberly Spicer, dan mengaku telah membunuh sedikitnya 10 orang lainnya.
Metheny dikenal karena metode pembunuhannya yang brutal dan mengerikan, dengan menjadikan pekerja seks dan tuna wisma sebagai korbannya.
Tidak hanya membunuh korbannya dengan kejam, tetapi Metheny juga melakukan tindakan yang lebih mengerikan. Ia mengaku memutilasi tubuh korbannya dan mengolah daging mereka menjadi burger, yang kemudian dijual kepada pelanggan yang tidak menaruh curiga.
Dalam pengakuannya, Metheny bahkan mengakui bahwa ia menambahkan saus barbekyu pada daging manusia tersebut untuk menyamarkan rasa aslinya, sehingga pelanggannya tidak menyadari bahwa mereka sedang memakan daging manusia.
Metheny, yang kadang-kadang dijuluki "Tiny" karena tubuhnya yang besar dengan tinggi 6'1 dan berat 450 pon, mengaku menikmati sensasi dan kegembiraan dari kehidupan sebagai pembunuh berantai. Dalam pengakuannya, ia menggambarkan dirinya sebagai "orang yang sangat sakit" dan menceritakan bagaimana ia menyimpan daging korbannya di lemari pembeku, seolah-olah itu adalah bahan makanan biasa.
Kejahatan Metheny terbongkar pada bulan Desember 1996, ketika polisi menemukan jasad Kimberly Spicer dan kemudian jasad Cathy Magaziner beberapa hari kemudian setelah penangkapan Metheny. Meskipun ia mengaku telah membunuh 10 orang, polisi tidak memiliki cukup bukti untuk mendakwanya atas semua kejahatan tersebut.
Metheny mengklaim bahwa kejahatannya bermula dari trauma dan kemarahan yang dipicu oleh pacarnya yang meninggalkannya. Masa kecilnya pun penuh dengan kesulitan; ayahnya adalah seorang pecandu alkohol yang lalai, sementara ibunya bekerja keras untuk menghidupi keluarga besar mereka. Hubungan Metheny dengan ibunya memburuk setelah ia mendaftar di militer pada usia 19 tahun, dan mereka kehilangan kontak.
Joe Metheny akhirnya ditemukan meninggal di dalam penjara pada tahun 2017, menutup babak kelam dari kehidupan seorang pembunuh yang menebar teror di Baltimore. Meski demikian, jejak kengerian yang ditinggalkannya tetap menjadi kenangan kelam bagi para korban dan keluarga mereka.
Baca Juga: Promo 17 Agustus 2024 Sambut HUT RI ke-79, Ada Burger Bangor Sampai Kopi Janji Jiwa!
Berita Terkait
-
Promo 17 Agustus 2024 Sambut HUT RI ke-79, Ada Burger Bangor Sampai Kopi Janji Jiwa!
-
Kenya Gempar! Pembunuh Berantai Mutilasi 42 Wanita, Termasuk Istri Sendiri
-
Arti Meme Burger Bangor Diskon 40% ZZZ
-
Umumkan Kolaborasi dengan Burger King, Park Sung Hoon Banjir Kritikan
-
Gabung Drama 'Mantis', Jang Dong Yoon akan Jadi Anak Pembunuh Berantai
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus