Suara.com - Bintang sepak bola dan eks pemain Tim Nasional Indonesia, Irfan Bachdim turut menyemarakkan kegiatan coaching clinic yang digelar oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama PT PLN (Persero) melalui Relawan Bakti BUMN Batch VI di Lapangan Desa Manistutu, Jembrana, Bali, Kamis (15/8/2024) malam.
Dalam kegiatan yang dihadiri dan disambut meriah oleh warga dan anak-anak dari sejumlah sekolah sepak bola (SSB) di Kabupaten Jembrana, Bali ini, Irfan Bachdim berbagi pengalaman hingga memberikan tips dan motivasi dalam bersepak bola.
"Sangat senang dan semangat bertemu dan bisa berlatih dengan anak-anak di sini. Ini merupakan kegiatan yang bermanfaat, terima kasih relawan bakti BUMN," ujarnya.
Irfan juga berharap agar kegiatan serupa terus digelar di lokasi-lokasi lain agar dapat memberikan ilmu baru dan tambahan semangat khususnya bagi anak-anak dalam mencapai cita-citanya di bidang olahraga.
Yuna, salah satu anak binaan SSB Manistutu mengaku sangat senang bertemu langsung dengan bintang Timnas idamannya.
"Tidak menyangka bisa bertemu dan berlatih bersama bintang sepak bola nasional. Biasanya hanya lihat di tv," ujar Yuna.
Sementara itu, salah seorang warga yang juga dilibatkan menjadi ketua panitia, Abdi Negara menyampaikan rasa syukurnya dengan kegiatan ini. Menurut Abdi, kehadiran Irfan Bachdim menjadi kegembiraan dan mimpi bagi masyarakat.
"Bagi kami masyarakat Manistutu, meski kami telah memiliki SSB dan kompetisi di desa ini, namun dapat bertemu dan berlatih dengan mantan bintang Tim Nasional, Irfan Bachdim menjadi kegembiraan bersama dan seperti mimpi. Terima kasih Kementerian BUMN," ujar Abdi Negara.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto menyampaikan dalam program Relawan Bakti BUMN Batch VI ini PLN dan Kementerian BUMN ingin menggali dan meningkatkan seluruh potensi yang ada di wilayah ini mulai dari kebudayaan, pariwisata, UMKM, kesehatan, hingga olahraga.
Baca Juga: Tambah Daya Listrik Makin Mudah, Cek Cara dan Promonya
“Khususnya olahraga kami mendengar bahwa sepak bola di wilayah Kabupaten Jembarana ini cukup bagus. Maka dari itu, kami menghadirkan Irfan Bachdim sebagai mantan pemain Tim Nasional Indonesia agar anak-anak di sini dapat belajar dan menyerap pengalaman langsung dari ahlinya dan bisa diimplementasikan untuk meraih cita-citanya,” ujar Gregorius.
Gregorius menambahkan, dengan adanya berbagai kegiatan di desa ini oleh para relawan yang merupakan ahli di bidangnya, semoga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Berita Terkait
-
Kementerian BUMN Bersama PLN Turunkan Relawan, Kembangkan Potensi Desa Manistutu di Jembrana, Bali
-
Pastikan Kelancaran HUT RI ke-79, Dirut PLN Cek Langsung Keandalan Infrastruktur Kelistrikan di IKN
-
Gelar Apel Siaga, PLN All Out Sukseskan Upacara HUT RI-79 di IKN Sabtu Esok
-
PLN Indonesia Power Komitmen Jalankan Sejumlah Inovasi dalam Mengimplementasikan Program ESG
-
Presiden Jokowi Beri 64 Tanda Kehormatan pada Surya Paloh, Prabowo Subianto, dan Erick Thohir
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lawang Sewu dan Sam Poo Kong Siap Memikat Wisatawan di Momen Libur Imlek
-
Tak Terima Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Ajukan Praperadilan
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'