Setelah itu ia melanjutkan pendidikan di sekolah menengah pertama di SMP Terunajaya II selama dua tahun. Kemudian kembali mengikuti akselerasi dan masuk ke SMA Terunajaya. Ia diketahui lulus dari SMA dalam usia 13 tahun.
Mentas dari SMA, Kun Wardana melanjutkan studi di Universitas Trisakti Jakarta jurusan Teknik Elektro dan lulus di usia 18 tahun setelah menyelesaikan skripsi bertajuk Perbandingan antara 8080 dan 8080.
Ia lulus sebagai sarjana termuda dari Universitas Trisakti.
Selesai dari Universitas Trisakti, ia melanjutkan ke Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung.
Setelah itu ia menjadi dosen di Institut Sains dan Teknologi Nasional.
Pengalaman Politik
Seperti disebutkan sebelumnya, Kun Wardana pernah menjadi sekjen Partai Demokrasi Kebangsaan periode 2010-2015.
Kemudian ia meloncat ke PAN dan sempat maju dalam Pileg 2019 sebagai caleg DPR untuk dapil Jawa Timur II.
Pascagagal sebagai caleg, terkini Kun Wardana maju dalam gelaran Pilkada DKI Jakarta melalui jalur independen bersama Dharma Pongrekun.
Baca Juga: Gembiranya PDIP Usai Putusan MK: Selama Ini Kami Dipojokkan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Respons KPK Soal 'Negara Menyuap Negara' di Kasus Suap PN Depok: Ada Niat Jahat yang Bertemu
-
Dua Rumah di Jalan Bangka Ludes Terbakar Subuh Tadi
-
Pertarungan di Senayan: Menghapus Ambang Batas Parlemen Demi Suara Rakyat atau Stabilitas Politik?
-
Fraksi PSI Kritik Pemprov DKI: Subsidi Pangan Sulit Diakses, Stunting Masih Tinggi
-
Dharma Pongrekun Kritik Respons Pemerintah soal Virus Nipah: Hanya Mengikuti Alarm Global!
-
Bongkar Sindikat Narkoba di Jakarta, Polisi Sita 450 Ekstasi dan 66,5 Gram Sabu
-
Green Media Network Dideklarasikan, Pers Bersatu untuk Isu Lingkungan
-
Eksekusi Hotel Sultan Tinggal Menghitung Hari, Karyawan dan Penyewa Diminta Tenang
-
Soal Pembangunan Gedung MUI di Bundaran HI, Golkar: Itu Kebutuhan Strategis, Bukan Kemewahan
-
Link Simulasi Soal TKA 2026 dan Panduan Lengkap Terbaru