Suara.com - Maria Branyas Morera, wanita tertua di dunia yang lahir di Amerika Serikat dan selamat dari dua perang dunia serta pandemi COVID-19, telah meninggal dunia pada usia 117 tahun. Kabar duka ini diumumkan oleh keluarganya melalui akun jejaring sosial X pada hari Selasa.
Dalam pernyataannya, keluarga mengungkapkan bahwa Branyas meninggal sesuai keinginannya, dalam tidurnya yang tenang dan tanpa rasa sakit. Mereka juga menambahkan bahwa mereka akan selalu mengingatnya atas nasihat dan kebaikannya selama hidupnya.
Branyas, yang tinggal di panti jompo Santa Maria del Tura di Olot, Spanyol, selama dua dekade terakhir, baru-baru ini merasa "lemah" menurut posting terakhir yang diunggah pada hari Selasa di akun media sosialnya yang dikelola oleh keluarganya.
Guinness World Records secara resmi mengakui Branyas sebagai orang tertua di dunia pada Januari 2023, menggantikan biarawati Prancis Lucile Randon yang meninggal pada usia 118 tahun.
Setelah kematian Branyas, orang tertua yang masih hidup di dunia adalah Tomiko Itooka dari Jepang, yang saat ini berusia 116 tahun.
Branyas lahir di San Francisco pada 4 Maret 1907, dan pada usia muda kembali ke Spanyol bersama ibunya pada tahun 1915 saat Perang Dunia I sedang berlangsung.
Kehidupannya di Barcelona, di mana ia menikah pada tahun 1931 dan memiliki tiga anak, dipenuhi dengan berbagai peristiwa sejarah, termasuk Perang Saudara Spanyol.
Meskipun mengalami banyak peristiwa bersejarah, Branyas terkenal dengan kesehatannya yang baik dan pikiran yang jernih hingga akhir hayatnya.
Penelitian tentang genetikanya oleh tim dari Universitas Barcelona menunjukkan bahwa meskipun menghadapi tantangan mobilitas dan pendengaran, kesehatannya secara umum sangat baik tanpa penyakit kardiovaskular.
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Jejak Kaki Manusia Berusia 12.000 Tahun, Tertua di AS
Dengan kepribadiannya yang teguh dan semangatnya yang luar biasa, Maria Branyas Morera akan dikenang tidak hanya sebagai orang tertua di dunia, tetapi juga sebagai sumber inspirasi bagi banyak orang di seluruh dunia.
Tag
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji