Suara.com - Aktor Reza Rahadian ikut turun ke lapangan dalam aksi demonstrasi di depan Gedung DPR, Jakarta pada Kamis (22/8/24).
Reza Rahadian yang mengaku mewakili rakyat biasa ini menyuarakan keresahannya dengan kondisi yang tengah terjadi di Indonesia.
Aksi demo tersebut untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal syarat ambang batas pencalonan kepala daerah dan batas kandidat peserta Pilkada 2024.
Tak hanya berteriak-teriak, Reza bahkan sampai naik ke atas mobil pendemo menyampaikan orasinya di depan Gedung.
Namun di tengah semangatnya yang menggebu-gebu untuk memperjuangkan keputusan MK, justru dipandang sebelah mata oleh netizen.
Mereka bahkan menghina aktor senior ini sudah ‘sepi job’ sehingga bisa ikut turun ke lapangan bergabung dengan ribuan mahasiswa.
“Reza sepi jobbbb,” komentar @sh*** dikutip dari Tiktok @ghasani_25, Jumat (23/8/24)
“Elaaah udah mending syuting aja kali ka rez, lebih baik itu ,” sahut @Re***
“Uda lama GK masuk tv..” tulis @BA***
Baca Juga: Rakyat Demo Kawal Putusan MK, Ini Kegiatan yang Dilakukan Keluarga Jokowi
“sepi job,” ujar @Ma***
“yg sepi job demo,” sahut @yu***
“sepi jop krn sekarang yg laris yg ganteng,” komentar @ne***
“sepi job ya,” ujar @va***
Dalam orasinya itu, Reza mengatakan bahwa ia sudah tidak bisa diam saja melihat pemerintahannya yang menghalalkan segala cara untuk berkuasa.
Reza mengaku tidak pernah ikut kontestasi politik praktis manapun. Ia hadir benar-benar murni sebagai rakyat biasa.
Dalam momen itu Reza bahkan menyentil bahwa negara yang ia tinggali saat ini bukanlah milik keluarga tertentu.
“Ini bukan negara milik keluarga tertentu. Hari ini kita sudah mendapati keputusan yang bagus dari MK untuk menjaga demokrasi. Tapi masih saja berusaha untuk dijegal, miris melihat ini!,” ujarnya.
Reza berharap jika perubahan aturan yang dinilai mementingkan kepentingan politik salah satu pihak itu tidak benar-benar dilaksanakan.
Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya membatalkan pengesahan revisi Undang-Undang (RUU) Pilkada usai pimpinan Dewan Mencermati perkembangan maraknya aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR dan di berbagai daerah menolak pengesahan RUU tersebut.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?