Suara.com - Demo penolakan pengesahan RUU Pilkada yang dilakukan Baleg DPR RI masih menyisakan cerita. Gedung DPR RI di Jakarta ikut terkepung oleh elemen masyarakat termasuk para mahasiswa yang menolak keras RUU Pilkada dibawa ke rapat paripurna Kamis (22/8/2024).
Masyarakat termasuk influencer dan artis juga turun ke jalan menolak RUU Pilkada. Tak hanya otu sejumlah BEM Universitas ternama di Indonesia juga tampak ikut menyuarakan aspirasinya di depan gedung DPR.
Ketua BEM UI, Verrel Uziel juga terlihat hadir di lokasi aksi. Bahkan momen wawancaranya di lokasi demo menjadi viral karena akan bertahan dan terus berada di gedung DPR jika elite kekuasaan tak mendengar permintaan masyarakat.
"Sampai jam berapa akan bertahan di sini (gedung DPR)?" tanya wartawan.
"Sampai menang," ujar Verrel mengutip beberapa video viralnya di akun TikTok @pasmingbased, Jumat (23/8/2024).
Lantas siapa sebenarnya Verrel Uziel ini?, sosok mahasiswa yang cukup tegas dan dekat dengan kakak aktris terkenal Amel Carla ini?, berikut ulasannya.
Memiliki nama lengkap Verrel Uziel, sosok pria ini lahir di Jakarta. Ia merupakan alumni SMPN 41 Jakarta dan tercatat sebagai alumnus di SMAN 28 Jakarta.
Selepas dari bangku sekolah, Verrel diterima di Universitas Indonesia dan mengambil S1 Fakultas Ilmu Administrasi Negara. Ia mendaftar pada 2020 lalu.
Baca Juga: Mengenal Felicia Tissue, Mantan Kaesang yang Punya Gaya Hidup Sederhana
Menjadi mahasiswa aktif, Verrel memang banyak mengikuti organisasi sejauh ini. Saat mengenyam pendidikan di bangku sekolah ia ditunjuk sebagai Presiden Dewan Siswa baik saat SMP dan SMA.
Perguruan Tinggi menjadi arena baru untuk membentuk karakternya lewat sejumlah organisasi yang ia ikuti.
Pada 2021 ia menjadi Staf Departemen Studi dan Aksi Strategis FIA UI. Pada 2022 ia juga diamanahi menjadi Presiden Basket Universitas pada Juni-November 2022.
Pada April 2023, Verrel didapuk menjadi Presiden Fakultas BEM FIA UI. Di tahun yang sama ia mencalonkan diri sebagai calon ketua BEM UI 2024. Verrel Uziel meraih suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Ketua BEM UI 2024 berpasangan dengan wakilnya Cheisa Wiguna.
Dekat dengan Kakak Amel Carla
Banyaknya organisasi yang ia ikuti, Verrel juga cukup dengan dengan kakak Amel Carla. Untuk diketahui, Amel Carla memiliki kakak laki-laki dan perempuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas