Suara.com - Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) resmi menggelar Indonesia Water Forum (IWF) 2024 di Jakarta Internasional Expo (JIExpo) Kemayoran, 28-31 Agustus 2024.
Agenda dua tahunan Perpamsi tersebut tahun ini mengusung tema "Transformasi Sektor Air Minum Menuju Indonesia Emas 2045” dan menghadirkan forum diskusi terkait topik-topik hangat seputar penyediaan air minum dan sanitasi yang menghadirkan narasumber dari dalam maupun luar negeri.
Para narsumber akan berbicara seputar transformasi sektor air minum menuju Indonesia Emas 2045, mulai terkait Tata Kelola, Digital dan Inovasi, Teknologi, Alternatif Pembiayaan, Perizinan dan Pajak Air Baku, Penurunan Kehilangan Alr (Non-Revenue Water) dan Transformasi Pengelolaan Ari Limbah, serta Kerjasama Penyelenggaraan SPAM dengan Mekanisme B to B.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengapresiasi Perpamsi atas penyelenggaraan acara ini sebagai ajang bagi para pemangku kepentingan sektor air minum untuk berdiskusi dan bersinergi dalam menyediakan akses air minum aman bagi seluruh masyarakat sebagai upaya perwujudan Indonesia Emas 2045.
“Kita punya waktu 20 tahun lagi untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Pembangunan infrastruktur bisa kita lakukan cepat, namun kuncinya adalah institutional reform yang harus kita sepakati bersama. Melalui forum ini saya betul-betul mengajak Bapak Ibu sekalian untuk solid. Jika kita kompak, saya percaya dengan semangat kita dapat menggapai Indonesia Emas di sektor air dengan cakupan 100% jaringan perpipaan air minum. Sekali lagi kuncinya satu, yaitu reformasi kelembagaan,” paparnya.
Ia berharap melalui penyelenggaraan Indonesia Water Forum (IWF) 2024, akan dilahirkan beragam gagasan dan pokok pikiran penting sekaligus wadah untuk mempererat sinergi dan kolaborasi stakeholders dalam memantapkan upaya-upaya penyediaan akses universal air minum yang aman dan terjangkau.
“Gagasan dan pokok-pokok pemikiran ini tidak hanya sekedar diskusi saja, namun juga diimplementasikan dalam wujud nyata, sehingga Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Penyelenggara SPAM dapat mewujudkan perannya masing-masing untuk melakukan Transformasi Sektor Air Minum menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.
Wakil Ketua Umum PERPAMSI, Arief Wisnu Cahyono menuturkan salah satu prasyarat menuju Indonesia Emas 2045 adalah keberhasilan pelayanan di sektor air minum.
Data menunjukkan, di usia 79 tahun Kemerdekaan RI, hanya 20 persen cakupan pelayanan air minum perpipaan oleh penyelenggara SPAM/PDAM/BUMD AM atau sekitar 15 juta sambungan rumah di seluruh wilayah NKRI.
Baca Juga: PUPR Pastikan Para Pekerja Konstruksi Proyek IKN Bersertifikat
“Apabila tidak ditangani secara serius, tentunya sektor penyediaan air minum melalui perpipaan bisa menjadi penghambat menjadi negara maju di tahun 2045. Untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045, dibutuhkan transformasi tata kelola air minum yang komprehensif," ungkapnya.
Selain kegiatan forum/diskusi dengan topik-topik di kalangan perairminuman, diselenggarakan pula penganugerahan PERPAMSI AWARDS untuk beberapa kategori/cluster yakni People, Process, Technology dengan Tim Juri yang berlatar belakang akademisi dan profesional.
“Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberi apresiasi dan motivasi kepada Anggota PERPAMSI yang konsisten menunjukkan perhatian dan komitmen luar biasa dalam pengembangan perusahaan serta pelayanan air minum,” ucap Arief.
Agenda lain yang tak kalah penting adalah Pameran/Expo yang bekerja sama dengan Pamerindo dengan tema pameran Indonesia Energy & Engineering Series, bidang air dan sanitasi termasuk di dalamnya.
IWF 2024 juga akan dihadiri para stakeholder air minum dan sanitasi, pelaku (operator), akademisi/pakar, kalangan bisnis, baik dari dalam dan luar negeri.
Menurut Arief, hal tersebut sangat dimungkinkan karena event ini memang dirancang dengan cakupan masalah yang lebih luas daripada sekadar forum. Artinya, IWF akan menjembatani kepentingan bisnis air minum dan sanitasi. Di forum ini, para peserta disuguhi penjelasan komprehensif dari para pembicara yang qualified di bidang masing-masing. Baik dari level pemerintah, pakar maupun para pelaku bisnis air itu sendiri.
Berita Terkait
-
SIG dan Kementerian PUPR Tingkatkan Kompetensi Pekerja Proyek IKN
-
Megawati Tuduh Air di IKN Bercampur Bakteri E. coli, Basuki: Saya Seminggu di Sana Gak Apa-apa!
-
Pemerintah Mau Tambah Kuota FLPP
-
Jokowi Bakal Resmi Bermukim di IKN Awal September
-
Pak Bas Bilang Venue PON Aceh-Sumut Rampung Akhir Agustus
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Presiden Masoud Pezeshkian: Iran Siap Berdamai Akhiri Perang
-
Pelipur Lara! Gubernur Pramono Kurban Sapi 1,1 Ton untuk Korban Kebakaran Tamansari
-
Bulog Maknai Iduladha 1447 H, Teguhkan Semangat Kurban untuk Ketahanan Pangan Umat
-
Gus Yaqut Tak Bisa Makan Santan karena Gerd, Sang Istri Bawakan Tempe ke Rutan KPK
-
Saling Kenal dan Mabuk, Ini Motif Selebgram Brunei Woodyrman Hantam Rekannya hingga Tewas
-
Istri Ungkap Gus Yaqut Tak Pernah Cerita Kasus Haji ke Keluarga: Biar Sama Lawyer Saja
-
Lebaran Pilu di Penjara, Istri Gus Yaqut Curhat Kondisi Suaminya: Sakit Rasanya...
-
Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN, Gerindra: Sejak Era SBY dan Jokowi Sudah Begitu!
-
Noel Ebenezer Curhat ke Istri Ingin Cepat-Cepat Divonis
-
Soal Sapi Kurban dari APBN, Gerindra: Bantuan Kemasyarakatan, Tidak Ada Aturan yang Dilanggar