Misalnya, total pendapatan yang diberikan untuk IIc/ lulusan DIII sama dengan 2x UMP Prov Malut yang saat ini senilai Rp 3,2 juta, bahkan bisa lebih. Dengan biaya hidup range 3 sampai 4 juta, maka bisa dipastikan gaji dari instansi tersebut bisa dibilang cukup untuk menjadi penggiat budaya konsumerisme serta menabung untuk mudik.
4. Analisis Jenis Tes SKB
Masing-masing formasi mempunyai jenis tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang berbeda-beda. Sebelum Anda memilih formasi yang ingin dilamar, pastikan Anda sudah memahami jenis tes yang akan diujikan. Sebaiknya, Anda menghindari memilih formasi yang mengharuskan untuk mengikuti tes dalal. bidang yang bukan ranah Anda.
5. Pilih Formasi dengan Kuota Besar
Peluang untuk lolos seleksi CPNS akan semakin besar apabila Anda memilih formasi dengan kuota yang cukup banyak. Semakin sedikit jumlah peserta yang akan bersaing untuk satu formasi, maka peluang untuk lolos pun juga akan semakin tinggi.
6. Sesuaikan dengan Minat dan Keahlian
Tak hanya faktor di atas, dalalam memilih formasi CPNS pastikan yang sesuai dengan minat dan keahlian Anda. Dengan memilih instansi di bidang yang Anda sukai, maka Anda akan lebih semangat dan produktif dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
Jadwal Seleksi CPNS 2024
Selain seputar formasi, pendaftar juga harus mengecek jadwal seleksi CPNS secara berkala agar tidak terlewat. Berikut ini adalah jadwal seleksi CPNS 2024:
1. Pendaftaran seleksi tanggal 20 Agustus-6 September 2024
Baca Juga: Syarat Membuat SKCK Terbaru 2024, Kini Wajib Lampirkan BPJS Kesehatan
2. Seleksi administrasi tanggal 20 Agustus-13 September 2024
3. Pengumuman hasil seleksi administrasi tanggal 14-17 September 2024
4. Konfirmasi penggunaan SKD CPNS tahun anggaran 2023 oleh peserta tanggal 18-28 September 2024
5. Masa sanggah tanggal 18-20 September 2024
6. Masa jawab sanggah tanggal 18-22 September 2024
7. Pengumuman pasca masa sanggah tanggal 21-27 September 2024
8. Penarikan data final SKD CPNS tanggal 29 September-1 Oktober 2024
9. Penjadwalan SKD CPNS tanggal 2-8 Oktober 2024
10.nPengumuman daftar peserta, waktu, dan tempat SKD CPNS tanggal 9-15 Oktober 2024
11. PelaksanaanSKDCPNS tanggal 16 Oktober-14 November 2024
12. Pengolahan nilai SKD CPNS tanggal 23 Oktober-16 November 2024
13. Pengumuman hasil SKD CPNS tanggal 17-19 November 2024
14. Pelaksanaan SKB CPNS Non-CAT tanggal 20 November-17 Desember 2024
15. Pemetaan titik lokasi SKB CPNS dengan CAT tanggal 20-22 November 2024
16. Pemilihan titik lokasi SKB CPNS dengan CAT oleh peserta seleksi tanggal 23-25 November 2024
17. Penarikan data final SKB CPNS tanggal 26-28 November 2024
18. Penjadwalan SKB CPNS dengan CAT tanggal 29 November-3 Desember 2024
19. Pengumuman daftar peserta, waktu, dan tempat SKB CPNS dengan CAT tanggal 4-8 Desember 2024
20. Pelaksanaan SKB CPNS tanggal 9-20 Desember 2024
21. Integrasi nilai SKD dan SKB CPNS tanggal 17 Desember 2024-4 Januari 2025
22. Pengumuman hasil CPNS tanggal 5-12 Januari 2025
23. Masa sanggah tanggal 13-15 Januari 2025
24. Jawab sanggah tanggal 13-19 Januari 2025
25. Pengolahan seleksi hasil sanggah tanggal 15-20 Januari 2025
26. Pengumuman pasca sanggah tanggal 16-22 Januari 2025
27. Pengisian daftar riwayah hidup (DRH) nomor induk pegawai (NIP) CPNS tanggal 23 Januari-21 Februari 2025
28. Usul Penetapan NIP CPNS tanggal 22 Februari-23 Maret 2025
Itu tadi informasi mengenai cara pilih 2 formasi CPNS 2024 yang diincar hingga tips lolos seleksi dan jadwal CASN. Semoga beruntung ya!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Syarat Membuat SKCK Terbaru 2024, Kini Wajib Lampirkan BPJS Kesehatan
-
Mulai Hari Ini, Kemenag Buka Pendaftaran CPNS, Lulusan Ma'had Aly Boleh Ikutan Daftar
-
Cara Cepat Cek e-Materai Asli atau Palsu untuk Daftar CPNS 2024
-
3 Cara Scan Dokumen di HP untuk CPNS 2024, Cek di Sini!
-
Cara Edit Foto Pakai Kemeja Putih Online, Penting untuk Daftar CPNS 2024
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT