Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan dirinya memiliki hubungan spesial dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Mereka sangat dekat meski dulu pernah bersaing keras dalam Pemilu Presiden 2014 dan 2019.
Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidato penutupan Rapimnas Partai Gerindra di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2024).
"Buat saya Prabowo Subianto itu sangat spesial. Saya sangat menghormati Pak Prabowo, sangat menghormati," kata Jokowi.
Dia mengungkapkan, Prabowo beberapa kali menyampaikan sangat cocok dengan dirinya sebagai pemimpin nasional. Jokowi pun mengaku juga merasakan hal yang sama, cocok dengan Prabowo.
"Pak Prabowo beberapa kali menyampaikan merasa sangat cocok, merasa sangat sayang dengan saya. Ya begitu juga, itu juga yang saya rasakan," ujar dia.
Menurut Jokowi, kecocokkan dirinya dengan Prabowo tumbuh karena merasa saling percaya, saling pengertian, saling menghormati, meski terkadang ada perbedaan-perbedaan pandangan di antara mereka.
"Saya merasa bisa saling percaya dengan bapak Prabowo, termasuk rasa percaya bahwa ke depan dengan kepemimpinan Bapak Prabowo, Indonesia dengan keberlanjutannya akan mampu meraih Indonesia maju, Indonesia emas 2045. Saya sangat meyakini itu, insyallah. Semuanya sesuai yang kita cita-citakan, Indonesia emas 2045," tuturnya.
Jokowi juga menyampaikan bahwa dirinya merasa senang, bahagia hadir langsung dalam Rapimnas Partai Gerindra. Karena, ini pertama kali Jokowi hadir di acara partai Gerindra secara langsung.
"Bapak/Ibu semua sangat beruntung dipimpin Jenderal Purn Prabowo Subianto. Beruntung sekali dipimpin oleh seorang yang sangat visioner, yang berjiwa patriot, konsekuen, pantang menyerah, dan kalau bicara apa adanya," katanya.
Baca Juga: Rapimnas Gerindra Putuskan Prabowo Subianto Jadi Ketua Umum Lagi 5 Tahun ke Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi