Suara.com - Hujan deras dan angin kencang yang terjadi di Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/9/2024) sore tadi dikabarkan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun Suara.com, hujan deras di Kecamatan Pamijahan itu juga menyebabkan beberapa orang terluka hingga dilarikan ke RSUD Leuwiliang.
Dua warga Pamijahan yang dikabarkan meninggal itu karena tertimpa bangunan ambruk.
Insiden ambruknya bangunan yang menewaskan dua orang tersebut terjadi di Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
Staff Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Bogor Jalaluddin membenarkan informasi tersebut saat dihubungi wartawan.
Menurutnya, bangunan ambruk yang menewaskan dua orang itu terjadi sekira pukul 17.30 WIB.
"Ada korban jiwa meninggal Dunia atas nama Pendi (45) dan Wanto (40) di Cimayang," ujar Jalal dalam keterangannya, Senin 2 September 2024.
Menurutnya, selain korban meninggal, dikabarkan ada empat warga lainnya yang mengalami luka-luka.
Korban meninggal dan korban luka langsung dilarikan ke RSUD Leuwiliang.
Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Lumpuhkan Sejumlah Wilayah di Bogor, Ini Penampakannya
Sementara petugas BPBD Kabupaten Bogor masih dalam perjalanan menuju lokasi.
"Korban dalam penanganan IGD, Suyoto, Iman Gojali, Tofik dan Wiwaluyo," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku
-
Selain Kades, KPK Seret Eks Wabup dan Eks Ketua DPRD Pati Jadi Saksi Kasus Pemerasan Sudewo
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Perusahaan Pelanggar THR: Jangan Jadi Pola Menahun
-
BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam