Suara.com - Paus Fransiskus yang merupakan pemimpin umat Katolik sedunia sedang berada di Indonesia. Ini merupakan salah satu agenda kunjungan Bapa Suci di Asia-Pasifik. Indonesia merupakan negara pertama yang dikunjungi sebelum melanjutkan kunjungan ke Papua Nugini, Timor Leste dan Singapura.
Dalam berbagai kegiatannya selama kunjungan, sosok Paus pun kerap didampingi oleh beberapa pemuka agama Katolik dengan pakaiannya yang khas dan berbeda-beda. Perbedaan pakaian itu ternyata punya makna.
1. Paus
Paus merupakan pemimpin tertinggi dalam Gereja Katolik yang dianggap sebagai pengganti Santo Petrus yang merupakan paus pertama. Seorang Paus merupakan Kardinal yang dipilih dalam proses pemilihan Paus bernama Konklaf. Paus juga merupakan pemimpin negara Kota Vatikan atau Tahta Suci. Dalam kesehariannya, ciri khas yang menonjol dari jubahnya adalah selalu berwarna putih. Paus saat ini adalah Paus Fransiskus, menggantikan pendahulunya, Paus Benediktus ke-16.
2. Kardinal
Kardinal pada dasarnya adalah seorang Paus yang kemudian dilantik dan diberikan tugas tambahan seperti misalnya menjadi penasihat Paus dalam menjalankan tugasnya memimpin umat Katolik. Dewan Para kardinal inilah yang nantinya akan mengadakan pemilihan Paus ketika Paus yang bertahta meninggal dunia atau mengundurkan diri. Salah satu penanda seorang Kardinal ialah jubah putih atau hitam yang dihiasi aksen warna merah juga dilengkapi dengan sabuk kain warna merah. Indonesia saat ini memiliki 2 orang Kardinal, yaitu Julius Kardinal Riyadi Darmaatmadja dan Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo.
3. Uskup
Uskup merupakan pemimpin sebuah keuskupan atau satuan wilayah Gereja Katolik. Mereka merupakan pemimpin imam atau romo atau pastur yang melayani umat di wilayah tertentu. Contohnya adalah Uskup Agung Robertus Rubyatmoko yang saat ini melayani sebagai Uskup Agung di Keuskupan Agung Semarang. Ada juga Uskup Antonius Subianto Bunjamin yang melayani di Keuskupan Bandung. Untuk pakaian, para uskup biasanya mengenakan busana hampir mirip dengan Kardinal, hanya saja warna ornamen atau aksesoris yang dikenakan bukan merah melainkan ungu.
4. Imam
Baca Juga: Ada Gelaran Misa yang Dihadiri Paus Fransiskus, Azan Magrib Lewat Running Text TV Didukung PBNU
Imam atau yang biasa disebut Romo maupun Pastur merupakan sosok tertahbis yang membantu uskup melayani umat. Ia menerima tahbisan dari uskup untuk kemudian menjalankan tugas-tugas yang salah satunya memimpin misa dan memberikan sakramen-sakramen. Imam terbagi menjadi dua yaitu Imam Diosesan (milik keuskupan) dan Imam Ordo atau Taerkat (milik ordo tertentu seperti SJ, SCJ, MSF). Pakaian sehari-hari mereka adalah jubah hitam atau putih yang biasanya dilengkapi dengan colar. Ornamen atau aksesoris biasanya berwarna hitam.
5. Diakon
Diakon merupakan sosok tertahbis yang bersama dengan imam membantu uskup melayani umat. Mereka menerima tahbisan diakonat dari seorang uskup. Salah satu kekhasan diakon dalam penampilan adalah penggunaan jubah pendek bernama Dalmatik saat memimpin ibadat.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Misa Paus Fransiskus di GBK 5 September 2024, Hari Ini!
-
Ini Daftar 208 Sekolah Di Jakarta Terapkan PJJ Selama Kegiatan Paus Fransiskus Hari Ini
-
Ada Gelaran Misa yang Dihadiri Paus Fransiskus, Azan Magrib Lewat Running Text TV Didukung PBNU
-
Siswa SMK Semarang Buat Kursi untuk Paus Fransiskus: Lambang Kerukunan Beragama
-
Paus Fransiskus Kunjungi Gereja Katedral Jakarta
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri
-
7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas
-
Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras
-
Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik
-
Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!
-
Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY
-
BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara
-
Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi
-
STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata
-
Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta