Suara.com - Perusahaan fintech yang didukung oleh raksasa e-commerce China Alibaba telah merambah ke produk yang didukung oleh kecerdasan buatan setelah mengumumkan aplikasi seluler "asisten kehidupan".
Ant Group mengatakan aplikasi Zhixiaobao-nya dapat membantu pengguna memesan makanan, memanggil taksi, memesan tiket, dan menemukan pilihan tempat makan dan hiburan lokal serta mengakses layanan di aplikasi pembayaran digital Alipay.
Diluncurkan di Shanghai pada hari Kamis, hadir saat raksasa teknologi seperti Google, Meta, dan Microsoft meningkatkan investasi di pasar AI, dengan banyak perusahaan menggembar-gemborkan integrasi chatbot yang lebih ketat.
"Alipay berkomitmen untuk memanfaatkan potensi AI guna meningkatkan pengalaman pengguna, memastikan bahwa asisten AI seperti Zhixiaobao menjadi alat yang berharga dalam kehidupan sehari-hari bagi semua orang," kata presiden Ant Group Cyril Han dalam rilis berita.
Sejak penawaran umum perdana Ant dibatalkan oleh otoritas China pada tahun 2020, perusahaan tersebut terpaksa merombak model bisnisnya untuk memuaskan regulator keuangan.
Tahun lalu, perusahaan itu didenda 7,1 miliar yuan (US$984 juta) atas tindakan "ilegal" beberapa bulan setelah pendirinya yang miliarder Jack Ma melepaskan kendali.
Perusahaan yang berpusat di Hangzhou itu melihat labanya turun 10 persen pada kuartal Januari-Maret, Bloomberg News melaporkan, menambahkan bahwa valuasi Ant telah turun lebih dari 70 persen sejak IPO yang dibatalkan.
ANT pada hari Kamis menggambarkan produk barunya sebagai aplikasi asli AI yang didukung oleh model dasar BaiLing milik Ant Group, mengacu pada model bahasa besar perusahaan tersebut.
Pemerintah Tiongkok memberi lampu hijau tahun lalu bagi Ant untuk menawarkan produk yang menggunakan BaiLing.
Baca Juga: Boleh Pakai Meterai Tempel di Seleksi CPNS, Begini Cara Scan Pakai Aplikasi HP
Berita Terkait
-
Iming-imingi WNI Gaji Rp12 Juta Per Bulan buat jadi Scammer, 2 WN China Dicokok Pihak Imigrasi
-
Spesifikasi Laptop TravelMate P6 14 AI, Produk Acer dengan Intel Core Ultra yang Usung Fitur AI Canggih
-
6 Drama China di iQIYI yang Dikonfirmasi Tayang September 2024, Seru Semua!
-
Sinopsis Drama China Debit Queen, Awal Romansa dari Beda Status
-
Boleh Pakai Meterai Tempel di Seleksi CPNS, Begini Cara Scan Pakai Aplikasi HP
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak
-
Update RUU Perampasan Aset, Dasco: Komisi III Sedang Belanja Masalah dan Susun Draf RUU
-
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku
-
Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Eros Djarot Kritik Pedas Kondisi Bangsa: Indonesia Menjadi Nation Without Values
-
Audiensi 7 Pemda, Wamensos Agus Jabo Tekankan Dinsos Ujung Tombak Pemutakhiran Data
-
Ketua IDAI Yakin Mutasi dari RSCM ke RS Fatmawati adalah Hukuman karena Kritis ke Pemerintah?
-
Bukan Cuma Partai di Senayan, Komisi II DPR Bakal Libatkan Partai Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu
-
Eros Djarot: Indonesia Terjebak Lingkaran Setan, Fondasi Bangsa Bobrok!