Suara.com - Kabar duka menyelimuti masyarakat Aceh. Tgk Muhammad Yusuf A Wahab, yang akrab disapa Tu Sop, seorang ulama Aceh dan bakal calon Wakil Gubernur Aceh pada Pilkada 2024, meninggal dunia pada Sabtu (6/9/2024) pagi di Rumah Sakit Brawijaya, Tebet, Jakarta.
Zulfikar Muhammad, kerabat dekat Tu Sop, membenarkan kabar tersebut saat dihubungi dari Banda Aceh.
"Benar, Ayah Sop wafat di Jakarta sekitar pukul 09.00 WIB," ujar Zulfikar, dikutip dari Antara.
Tu Sop, yang juga dikenal sebagai Pemimpin Dayah Babussalam Al Aziziyah di Jeunib, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh, beberapa waktu lalu.
Saat ini, jenazah Tu Sop sedang dalam proses pemulangan ke Aceh. "Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Jeunib, Kabupaten Bireuen," jelas Zulfikar.
Pemulangan jenazah dilakukan agar almarhum bisa dimakamkan di kampung halamannya sesuai permintaan keluarga dan kerabat.
Siapa Tgk Muhammad Yusuf A Wahab?
Tu Sop baru saja terdaftar sebagai bakal calon Wakil Gubernur Aceh bersama pasangannya, Bustami Hamzah, yang didukung oleh beberapa partai nasional seperti Golkar, NasDem, PAN, dan Gelora.
Keduanya telah resmi mendaftar ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh pada Kamis (29/8) lalu. Pasangan tersebut juga telah mengikuti serangkaian tes kesehatan dan uji kemampuan baca Al-Quran, sebagai salah satu tahapan Pilkada 2024.
Tgk Muhammad Yusuf A Wahab, atau yang dikenal sebagai Tu Sop Jeunieb, lahir di Desa Blang Me Barat, Kecamatan Jeunieb, Bireuen pada tahun 1964.
Beliau adalah putra dari ulama terkemuka, Tgk H Abdul Wahab bin Hasballah, yang dikenal sebagai tokoh dayah dengan kontribusi besar di dunia pendidikan Bireuen.
Selain itu, Tu Sop pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) periode 2018-2023, sebuah organisasi yang menaungi ulama-ulama dayah di Aceh.
Ia memiliki empat saudara, di antaranya Hj Hasanah, istri pimpinan Dayah Asasul Islamiah, Perlak; Tgk H. M. Hasan A Wahab, pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah Putri, Jeunieb; dan Hj Halimah, istri pimpinan Dayah Darussalamah Al-Aziziyah, Jeunieb.
Pendidikan dasar Tu Sop dimulai di SD Negeri 1 Jeunieb, dilanjutkan ke SMP Negeri 1 Jeunieb. Di masa mudanya, ia juga aktif menimba ilmu agama di Dayah Darul Atiq Putra Jeunieb. Setelah menyelesaikan pendidikan formal, Tu Sop melanjutkan pendidikan agama di Dayah MUDI Mesra, Mideun Jok, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen.
Pada tahun 1993, Tu Sop mendapat kesempatan untuk menimba ilmu di Mekkah, di bawah bimbingan Syeikh Syed Muhammad Ali, seorang ulama sufi yang menganut mazhab Maliki.
Setelah menyelesaikan pendidikannya di Mekkah, Tu Sop kembali ke Aceh dan mengabdikan diri di Dayah MUDI Mesra, sebelum akhirnya meneruskan kepemimpinan di Dayah Babussalam Al-Aziziyah pada tahun 2001, menggantikan sang ayah yang merupakan tokoh agama ternama di Bireuen.
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah