Suara.com - Nama Brigadir Putri Cikita belakangan ini menjadi buah bibir publik, lantaran viral mengajak ngobrol orang sedang makan. Tak hanya itu saja, Polwan cantik itu juga membentak pria dalam video viral.
Namun, baru-baru ini beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa Brigadir Putri Cikita dipecat secara tidak hormat, lantaran telah mencoreng institusi Polri.
Kabar Brigadir Putri Cikita dipecat itu viral usai diunggah akun TikTok dengan nama @terbitlahterang1990.
Namun Apakah Benar Informasi Itu?
Penjelasan:
Setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Suara.com, mengutip juga dari turnbackhoax -jaringan, akun Tiktok dengan nama @terbitlahterang1990 mengunggah sebuah konten tangkapan layar berita JPNN dengan judul “Viral Polwan Brigadir Putri Cikita resmi di pecat/dikeluarkan secara tidak hormat.”
Penelusuran dilakukan dengan mengetikkan secara manual judul berita yang beredar ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan satupun informasi yang valid mengenai berita tersebut di situs JPNN.
Demikian pula ketika ditelusuri secara manual pada indeks berita di web JPNN tanggal 25 Agustus 2024, tidak ditemukan informasi valid mengenai berita Brigadir Putri Cikita resmi di pecat/dikeluarkan secara tidak hormat dari Polri.
Konten ini merupakan hasil suntingan menggunakan inspect element, yakni dengan mengedit judul berita pada sebuah web tanpa mengubah tampilan aslinya. Sehingga ketika discreenshot, judul berita pada sebuah web tampak nyata.
Baca Juga: Warga Puncak Bogor Murka, Oknum ASN dan DPRD Diduga Tipu Pedagang, Janji Izin Tapi Digusur, Kini...
Diketahui video Brigadir Putri Cikita dalam program The Police yang dirilis pada tanggal 22 Agustus 2024 viral lantaran dirinya menegur seorang pria yang sedang makan di sebuah warung. Warganet menganggap tindakan Brigadir Cikita tidak sopan.
Melalui akun twitter resminya, Divisi Humas Polri sebagaimana dikutip dari berita Tempo.co memberikan klarifikasi bahwa video yang beredar merupakan cuplikan dari acara TV “The Police”.
“Di cuplikan video tersebut, dalam upaya memelihara Kamtibmas, kami memberikan teguran kepada lima orang masyarakat yang sedang mengonsumsi minuman keras di lokasi tersebut. Namun, terdapat satu orang yang tidak mengindahkan teguran tersebut dan malah menaikkan kakinya ke kursi serta membuang puntung rokok ke arah petugas. Atas tindakan tersebut, kami memberikan teguran lisan kepada orang tersebut” tulis keterangan Polri.
Mengenai kejadian tersebut, Brigadir Cikita memberikan pernyataan permohonan maaf melalui unggahan di akun TikTok @putrisirtycikita_sabunge.
“Manusia tidak ada yang sempurna dan tentunya manusia tempatnya salah dan dosa. Tolong stop hujat kami. Kami juga manusia biasa yang bisa saja melakukan kesalahan, baik yang di sengaja ataupun tidak di sengaja. Yang kami lakukan adalah sebagai edukasi supaya saling menghargai saat berbicara, karena kami datang untuk tugas patroli malam mengamankan wilayah dari hal-hal yang mengganggu ketertiban atau mencurigakan perbuatan kejahatan, Semua nya sudah selesai dan jelas yaa, mohon untuk tidak berlanjut dalam kasus kesalahpahaman ini. Dan kembali kami sampaikan bahwa tidak ada manusia yang luput dari sebuah kesalahan atau bisa menghindari sebuah kesalahpahaman seperti yang terjadi disini. Terimakasih.” tulisnya.
Kesimpulan:
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!
-
Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!
-
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!
-
Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah