Suara.com - Sebuah video yang diunggah oleh channel YouTube DPRDOTCOM pada 28 Agustus 2024 menampilkan thumbnail arak-arakan kesenian khas Betawi. Video tersebut menampilkan narasi bahwa banyak warga Jakarta akan mencoblos semua calon dalam Pilkada Jakarta tanpa Anies Baswedan.
"KECEWA BERAT !! PILKADA DKI TAK ADA ANIES, BANYAK WARGA JAKARTA AKAN NYUBLOS SEMOA KANDIDAT," narasi dalam video tersebut, dikutip Senin.
Namun, setelah menonton keseluruhan isi video, tidak ditemukan informasi yang relevan dengan klaim bahwa warga Jakarta akan mencoblos semua calon dalam Pilkada tanpa Anies Baswedan.
Video tersebut hanya berisi potongan beberapa peristiwa berbeda yang tidak saling berkaitan dan tidak membahas klaim utama yang diangkat dalam thumbnail.
Narasi yang disampaikan dalam video tersebut membahas keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang disebutkan batal mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta untuk Pilkada 2024.
Narasi ini merujuk pada artikel yang diterbitkan viva.co.id berjudul “Ini Alasan PDIP Batal Usung Anies di Pilkada DKI Jakarta Menurut Pakar Politik”. Namun, narasi tersebut tidak ada kaitannya dengan klaim bahwa banyak warga Jakarta akan mencoblos semua calon.
Sementara thumbnail video yang menampilkan arak-arakan kesenian khas Betawi diambil dari momen ketika pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, menuju Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.
Mereka diiringi oleh kesenian khas Betawi pada Rabu, 28 Agustus 2024. Gambar tersebut sebenarnya berasal dari situs antaranews.com dengan judul “Pramono Anung – Rano Karno Mendaftar ke KPU DKI Jakarta”.
Kesimpulan
Dengan demikian, klaim bahwa Pilkada Jakarta tanpa Anies Baswedan akan menyebabkan banyak warga Jakarta mencoblos semua calon tidak terbukti. Video ini hanya berisi potongan cuplikan yang tidak relevan dan menyesatkan. Narasi yang disajikan dalam video maupun thumbnail tidak memiliki dasar fakta dan termasuk dalam konten yang menyesatkan.
Baca Juga: Gerakan Anak Abah Coblos Tiga Paslon di Pilkada Jakarta, Anies: Itu Hak Konstitusi
Berita Terkait
-
Gerakan Anak Abah Coblos Tiga Paslon di Pilkada Jakarta, Anies: Itu Hak Konstitusi
-
Anies Baswedan Dirikan Parpol Baru? Sandiaga Uno: Kami Pernah Bahas saat Pimpin Jakarta
-
Influencer Kecewa hingga Sebut Anies Sulit Diajak Cawe-cawe, Curhatan Sedih Sherly Annavita Bikin "Anak Abah" Mewek
-
Anies Baswedan Tunjukkan Kelas Ekonomi, Netizen Sebut Sindir Jet Pribadi Erina-Kaesang
-
Bikin Partai Sendiri, Anies Diingatkan Jangan Jadi Parpol Haus Kekuasaan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah