Suara.com - Nama Guru Gembul lagi-lagi menjadi perbincangan beberapa waktu lalu di media sosial. Guru Gembul yang dikenal dengan konten-konten kritis dan mendalam di dunia maya, memiliki latar belakang pendidikan yang cukup menarik.
Lalu alumni mana kreator yang kerap membahas soal pendidikan dan ilmu agama ini. Berikut ulasannya.
Guru Gembul sendiri memiliki nama asli Jafar Rohadi. Pria ini memang banyak bersinggungan soal pendidikan yang ada di Indonesia. Tak jarang juga ia kerap mengkritik terkait tokoh-tokoh Habib yang mengaku keturunan Rasulullah SAW namun memiliki perangai yang melenceng, salah satunya Habib Bahar bin Smith.
Melansir dari berbagai sumber, Guru Gembul merupakan alumnus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Ia diduga kuat mengambil jurusan pendidikan mengingat latar belakangnya yang banyak membagikan konten pendidikan.
Tak hanya itu, selepas lulus dari UPI ia juga sempat mengajar di SMA yang ada di Kota Bandung. Dari beberapa pengakuannya di sebuah podcast, Guru Gembul mengajar sejarah dan juga Pendidikan Kewarganegaraan (PKN).
Dunianya yang banyak terlibat dengan pendidikan dan ilmu agama juga banyak memberikan insight baru kepada penontonnya. Penyampaian yang ringan dengan contoh-contoh konkret di tengah masyarakat mendapat tempat di hati pendengarnya.
Bahkan meski menyampaikan opini ia kerap diundang di sejumlah podcast, termasuk di Close The Door milik Deddy Corbuzier.
Pendapatnya terkait persoalan agama dan pendidikan memang diakuinya tidak diklaim yang paling benar. Pada videonya yang diunggah di kanal YouTube miliknya bahkan ia meminta para penonton tidak menerima mentah dengan apa yang ia sampaikan.
Baca Juga: Lebih dari Sekadar Program, Apa Dampak PPK Ormawa UKM LEPPIM UPI 2024?
Kritik Habib Bahar bin Smith
Pernyataan Guru Gembul yang mengkritik nasab Ba'alawi dari Habib Bahar bin Smith, memang kerap ia lontarkan. Pasalnya banyak keterangan dari buku yang ia lansir bahwa Habib Bahar bin Smith, salah dalam menafsirkan sejumlah hadits.
Sialnya, hadits yang ia kutip dan disebarkan kepada pengikutnya bersifat dhoif atau lemah. Sehingga hal itu dianggap menyesatkan dan menjadi kritik Guru Gembul ke sosok Bahar.
Banyaknya kritik yang disampaikan Guru Gembul, tak jarang ia juga menganggap bahwa Bahar bin Smith adalah ulama gadungan.
Di sisi lain ia juga meragukan dengan kualitas Bahar untuk berdakwah yang memiliki pondok pesantren yang diikuti ribuan santri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 8 Sepatu Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan!
- Cek Fakta: Jokowi Resmikan Bandara IMIP Morowali?
- Ramalan Shio Besok 29 November 2025, Siapa yang Paling Hoki di Akhir Pekan?
- 7 Rekomendasi Sepatu New Balance Diskon 70 Persen di Foot Locker
- 3 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka Terbaik Diskon 70 Persen di Foot Locker
Pilihan
-
Kids Dash BSB Night Run 2025 Jadi Ruang Ramah untuk Semua Anak: Kisah Zeeshan Bikin Terharu
-
Profil John Herdman, Pesaing Van Bronckhorst, Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Info A1! Orang Dekat Giovanni van Bronckhorst Bongkar Rumor Latih Timnas Indonesia
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
Terkini
-
Sadis! Komplotan Perampok di Tangsel Keroyok Korban, Disekap di Mobil Sambil Dipaksa Cari Orang
-
AHY Pimpin Penyelamatan Korban Banjir Sumatra, Ungkap Penyebabnya Topan Tropis Langka
-
PBNU Makin Panas, Wasekjen Sebut Pemecatan Gus Yahya Cacat Prosedur: Audit Belum Selesai
-
Tangis Ira Puspadewi Kenang Gelapnya Kamar Penjara: Dihindari Teman, Cuma Bisa Ngobrol Sama Tuhan
-
Legislator Nasdem Minta Gelondongan Kayu Pasca-banjir Sumatera Diinvestigasi
-
Update Bencana Sumatera: Korban Meninggal Dunia Jadi 442 Orang
-
Wasekjen PBNU Skakmat Syuriyah: Aneh, Gus Yahya Dipecat Dulu Baru Dicari Faktanya
-
Tragedi Banjir Aceh: Korban Tewas Jadi 96 Orang, 113 Hilang, Puluhan Ribu Keluarga Mengungsi
-
Momen Emosional Ira Puspadewi di Acara Syukuran Usai Bebas Penjara: Ini Mimpi Enggak Ya?
-
Saat Kurir Jatuh, Siapa yang Menolong? Ketika BPJS Ketenagakerjaan Jadi Penolong Pekerja Informal