Suara.com - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) diminta untuk memperkuat koordinasi dengan kementerian/lembaga (K/L) terkait. Upaya itu diperlukan untuk mengoptimalkan realisasi program yang telah dibuat.
“BNPP adalah badan koordinasi, bukan eksekutor utama. Kekuatan utamanya adalah koordinasi, untuk membicarakan koordinasi kunci utamanya adalah komunikasi. Kunci daripada komunikasi adalah komunikasi informal, maka harus minta berhubungan rajin bertemu dengan stakeholder lain baik pusat maupun daerah,” ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, selaku Kepala BNPP saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 BNPP di Kantor BNPP, Jakarta, Rabu (18/9/2024).
Dia menjelaskan, anggaran untuk pengelolaan perbatasan tersebar di sejumlah K/L yang mengurusi perbatasan. Menurutnya, komunikasi intensif menjadi penting agar lembaga-lembaga tersebut dapat merealisasikan program sejalan dengan BNPP.
Bila perlu, BNPP dapat melibatkan K/L terkait untuk melaksanakan program kerja di sejumlah daerah dengan tetap mengutamakan hasil kerja yang produktif. Di samping itu, perlu pula membentuk penanggung jawab (PIC) di setiap K/L untuk memastikan komunikasi tetap terjalin.
Dengan begitu, koordinasi untuk melaksanakan program kerja dapat berlangsung lebih optimal.
“Sekali kita bisa berkomunikasi maka kita bisa melakukan koordinasi untuk menggarap pembangunan di perbatasan. Karena pembangunan itu sangat beragam, ada yang mau bangun pasar, bangun dermaga, ada yang mau membangun SD, sekolah, ada yang tempat nelayan, perlu kapal, beragam sekali, dan uangnya ada di kementerian lain,” imbuhnya.
Mendagri mendorong jajaran dan para pegawai untuk memosisikan fungsi BNPP layaknya tenda. Hal ini bermakna bahwa semua pihak yang bekerja di BNPP akan memperoleh perlindungan dari tenda tersebut.
Dalam kesempatan itu, Mendagri mengapresiasi kinerja dan kiprah yang telah dilakukan BNPP. Menurutnya, kerja keras tersebut telah berlangsung baik, tapi tetap perlu dipacu lebih maksimal agar hasilnya semakin memuaskan.
“Satu lagi saya minta tolong rekan-rekan BNPP ini selalu saya ulang-ulang, (hasil kinerjanya) harus didengar oleh publik. Harus dengan diketahui oleh publik maka otomatis ada kemungkinan untuk disayangi dicintai publik, supaya orang tahu ada badan ini. Itu akan menimbulkan kebangaan,” pungkasnya.
Baca Juga: Jadi Kebanggaan Bangsa, Mendagri Minta Pelaksaan PON XXI Aceh-Sumut Dipersiapkan Maksimal
Berita Terkait
-
Peringati HUT Ke-14 BNPP, Mendagri Ajak Pegawai Renungi Sejarah Panjang BNPP
-
Hadapi Pilkada, Kemendagri: Dalam Jaga Netralitas Butuh Upaya Komprehensif Semua Pihak
-
Plt. Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Aksi Cepat Atasi Harga Komoditas di Atas HET
-
Plt. Sekjen Kemendagri Minta Pemda dengan IPH Tinggi Cermati Penyebab Kenaikan
-
Iklim Kompetitif Dinilai Penting, Mendagri Minta Kepala Daerah Dorong Peningkatan Kinerja
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
MBG Disebut Langgar HAM, Natalius Pigai Tuding Komnas HAM Tak Paham Aturan
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
-
Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!
-
Evaluasi Haji 2026 di Hambalang: Prabowo Minta Fasilitas Hotel Ditata, Ongkos Dipangkas
-
Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW