Suara.com - Respons histeris dari Laura Meizani alias Lolly saat dijempit paksa oleh ibunya sendiri, Nikita Mirzani, langsung jadi sorotan publik. Lolly sampai harus digotong oleh sejumlah orang dan berteriak minta tolong saat dibopong masuk ke dalam mobil.
Dari reaksi tersebut, remaja 17 tahun itu dapat diduga alami trauma mendalam terhadap ibunya sendiri.
Psikolog anak dan keluarga, Mira Amir mengatakan Lolly bisa jadi telah alami trauma berlapis, mengingat polemiknya dengan Nikita Mirzani juga berkali-kali jadi perbincangan publik.
"Anak ini sudah kena dampak dari entah kapan yang mana gitu. Jadi mungkin udah jangka panjang begitu. Traumanya ini udah entah lapisan keberapa gitu," kata Mira saat dihubungi Suara.com, Jumat (20/9/2024).
Lolly bisa jadi alami perkembangan emosional yang berbeda dari kebanyakan anak pada umumnya. Hal tersebut bisa terjadi mengingat, dia tumbuh besar di lingkungan broken home dan hanya dibesarkan oleh Nikita Mirzani sejak kecil.
Menurut Mira, ada indikasi kalau Lolly juga merasa kurang kasih sayang dari sosok ayah atau fatherless. Sehingga nampak begitu lekat dengan kekasihnya Vadel Badjideh.
"Keberadaan Vadel jadi signifikan mungkin dari kondisi dia juga fatherless. Kasih sayang yang dia peroleh dari Nikmir mungkin nggak sepenuhnya sesuai dengan apa yang dia butuhkan," jelasnya.
Diakui Mira, Nikita Mirzani sebagai orang tua tunggal memang bisa saja mengklaim telah berusaha membesarkan anaknya sendirian. Termasuk bekerja keras dalam mencari uang demi kebutuhan anaknya.
Namun, Mira menegaskan bahwa kebutuhan anak akan orang tua tidak sekadar diberikan secara materil uang.
"Mungkin dari kacamata Nikmir dan banyak ibu-ibu di sana yang semata melihat kebutuhan anak itu adalah dari kebutuhan secara material gitu. Bahwa dia bisa memiliki quality time, itu mungkin minus. Bahwa dia bisa mendapatkan kenyamanan juga jauh api dari panggang. Termasuk juga ketentraman, kestabilan emosi seorang ibu," tuturnya.
Baca Juga: Psikolog Soroti Aksi Jemput Paksa Nikita Mirzani, Ungkap Alasan Mengapa Lolly Teriak Histeris
Berita Terkait
-
Terungkap Kondisi Lolly Saat Diperiksa 3 Jam Soal Dugaan Kasus Persetubuhan dan Aborsi
-
Apa Hubungan Dr. Oky Pratama dan Nikita Mirzani? Ikut Jemput Paksa Lolly di Apartemen
-
Emosi Lolly Dijemput Paksa, Vadel Badjideh Katai Nikita Mirzani Nenek Peyot
-
Psikolog Soroti Aksi Jemput Paksa Nikita Mirzani, Ungkap Alasan Mengapa Lolly Teriak Histeris
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali