Suara.com - Pengamat Politik, Rocky Gerung menganggap masalah Gibran Rakabuming Raka yang terseret skandal akun Kaskus Fufufafa bakal menjadi beban psikologi Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan Rocky dalam akun Youtube pribadinya, Rocky Gerung Official pada Rabu (25/9/2024). Awalnya, Rocky menanggapi soal kans PDI Perjuangan (PDIP) akan bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran.
Menurutnya, peluang bergabungnya PDIP kepada pemerintahan baru itu terbuka, apalagi hubungan Prabowo dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri selama ini tetap berjalan baik.
Terkait hal itu, Rocky Gerung justru menganggap yang patut disorot adalah hubungan Prabowo dan Jokowi imbas skandal Fufufafa yang menyeret nama Gibran karena diyakini adalah pemilik akun Kaskus tersebut.
Menurutnya, Prabowo bakal mengalami kesulitan jika Gibran masih menjadi sasaran 'tembak' dari netizen yang hingga kini terus menguliti fakta-fakta baru soal akun Fufufafa.
"Keberadaan pengaruh Jokowi melalui Gibran itu yang justru jadi problem di dalam Gerindra sendiri, karena semakin hari semakin terasa bahwa excess baggage itu sejak berbulan-bulan lalu kita terangkan. Pak Prabowo tentu akan punya kesulitan di dalam komunikasi politik kalau Gibran tetap dalam kondisi atau sasaran tembak dari netizen," ujarnya dikutip dari Suara.com, Selasa.
Imbas dari terungkapnya skandal Fufufafa, kata Rocky akan membebani Prabowo saat memimpin pemerintahan ke depan.
"Itu enggak akan berhenti itu soal pamasangan atau kampanye pemasangan foto wakil presiden yang hanya dituliskan fava fufu (Fufufafa). Itu semuanya harus kita lihat sebagai beban psikologi atau psikologi politik bagi Prabowo nanti," ujarnya.
"Kan netizen punya hak untuk mengganggu terus kebijakan Presiden Prabowo dengan menghidupkan terus-menerus fakta bahwa Gibran itu sebetulnya tidak layak untuk jadi wakil presiden karena perilaku pribadi dia sebelum dicalonkan oleh Prabowo sebagai wakil presiden," imbuhnya.
Rocky juga menilai jika Prabowo terus akan 'dihantui' masalah masalah Gibran yang terseret skandal Fufufafa. Apalagi jika PDIP benar-benar jadi koalisi di pemerintahan Prabowo.
"Jadi sebetulnya mudah sekali untuk melihat bahwa masalah Gibran ini akan terus jadi beban psikologi di dalam kepemimpinan Pak Prabowo, bayangkan aja selama 5 tahun isu itu," ujarnya.
Berita Terkait
-
Masa Bodoh soal Jatah Menteri Prabowo, Cak Imin: Tak Terlalu Penting Bagi PKB Ada atau Tidak di Kabinet!
-
PDIP Bakal 'Habisi' Jokowi jika Gabung ke Prabowo? Rocky Gerung: The Enemy Of Your Enemy Is My Friend
-
Ungkap Kans PDIP Gabung ke Rezim Prabowo, Puan Maharani: Insyaallah, Tidak Ada yang Tak Mungkin
-
Rela Mati Demi Bela Rakyat Miskin, Analis Politik Sebut Sumpah Prabowo Gak Mudah Diwujudkan, Kenapa?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa