Suara.com - Menjelang pergantian jabatan presiden pada 20 Oktober 2024 mendatang, cuplikan video Presiden terpilih, Prabowo Subianto yang mengaku memiliki chemistry yang cukup baik dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali viral di media sosial.
Ucapan Prabowo pada 4 Januari 2024 itu kembali diunggah akun Instagram @benpro.tv dan menuai banyak komentar netizen.
Dalam video tersebut, Prabowo mengaku dirinya bersatu dengan Jokowi lantaran memiliki visi yang sama dengan dirinya.
"Kenapa saya menyatu luar biasa dengan Pak Jokowi? Karena visi beliau sama dengan visi saya," kata Prabowo dikutip Suara.com dari unggahan akun tersebut pada Selasa (1/10/2024).
Jokowi juga disebut-sebut mampu meningkatkan infrastruktur yang luar biasa, terutama di bidang infrastruktur dengan membangun jalan hingga ke desa-desa.
Dalam data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang satu dekade Jokowi, total panjang jalan negara bertambah 592 km dari 46.432 km menjadi 47.024 km.
Lalu, total panjang jalan provinsi bertambah 1.317 km menjadi 54.845 km pada 2020 dari total panjang jalan 53.528 km pada 2014, dan penambahan jalan kabupaten/kota dari 417.793 km menjadi 446.497 km atau bertambah 28.794 km.
Selain itu, Direktorat Jenderal Bina Marga (Dirjen Bina Marga) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaporkan bahwa selama 10 tahun, tol yang telah dibangun sepanjang 2.432 km.
Kemudian pembangunan tol laut yang menghubungkan 115 pelabuhan. Pembangunan jalan yang masif berdampak pada ekonomi negara, khususnya UMKM. Walhasil, banyak hidden gems pariwisata yang menjadi dasar urat nadi perekonomian rakyat.
Baca Juga: Dilabeli G30 S, Habis Rizieq Cs Gugat Jokowi ke PN Jakpus, Begini Isi Gugatannya!
Video lawas Prabowo yang mengaku punya visi yang sama dengan Jokowi menjadi sorotan karena menuai pro-kontra netizen. Pasalnya, selain ada yang memuji kepemimpinannya selama dua periode, tak sedikit juga netizen yang justru menyebut Jokowi gagal dalam memimpin Indonesia lantaran kebijakannya yang dianggap tidak pro dengan rakyat.
"Presiden pengubah Indonesia dan telah diakui dunia. Sekarang Indonesia banyak kemajuan," tulis akun Instagram @y************.
“Presiden terburuk sepanjang sejarah Indonesia,” tulis akun Instagram @g************.
“Rakyat sudah merasakan kesengsaraannya selama 10 tahun Mulyono jadi Presiden kecuali yang merasakan keuntungannya. Contoh, pencucian uang, koruptor, selain itu membuat rakyat sengsara,” pungkas akun Instagram @y*********.
Berita Terkait
-
Dilabeli G30 S, Habis Rizieq Cs Gugat Jokowi ke PN Jakpus, Begini Isi Gugatannya!
-
Sebut Cuma Orang Gila Pinjamkan Jet Pribadi, Eks Pimpinan KPK Ini Ketawa Ngakak soal Istilah 'Nebeng' Kaesang, Kenapa?
-
Disebut Gagal Paham, WALHI "Kuliahi" Jokowi soal Teori Pembentukan Sedimen Pasir
-
Dicap Sombong usai Iming-imingi Kader PSI Privat Jet, Kaesang Pede Gak Bakal jadi Tersangka KPK?
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Disetujui Jadi Hakim MK, Adies Kadir Sampaikan Salam Perpisahan Emosional untuk Komisi III
-
Tito Pastikan Proses Belajar Mengajar di Tiga Provinsi Pascabencana Pulih 100 Persen
-
Periksa Enam Orang Saksi, Polisi Pastikan Reza Arap Ada di TKP saat Kematian Lula Lahfah
-
Alarm PHK Massal, Ribuan Buruh Siap Kepung Istana 28 Januari, Tiga Isu Ini Pemicunya
-
Komisi III DPR Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Ini 8 Poin Kesimpulan Raker Bersama Kapolri
-
Irjen Umar Fana: Lewat KUHP Baru, Polri Tak Selalu Memenjarakan Pelaku Pidana
-
Praswad Nugraha: Tak Boleh Ada Wilayah Kebal di Pemeriksaan Kasus Kuota Haji
-
Permudah Evakuasi Area Tanah Longsor Bandung Barat, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jabar
-
Dipilih Jadi Calon Hakim MK, Adies Kadir Mundur dari Partai Golkar
-
Kasatgas Tito Pastikan Layanan Kesehatan di Tiga Provinsi Pascabencana Pulih 100 Persen