Suara.com - Rapat paripurna pelantikan pimpinan MPR kemungkinan tidak jadi dilakukan malam ini Rabu (2/10/2024). Hal itu menyusul pembahasan siapa yang menjadi Wakil Ketua MPR RI dari unsur DPD RI masih alot hingga malam ini.
Ketua Fraksi PDIP MPR RI, Ahmad Basarah, mengatakan, sedianya fraksi-fraksi partai sudah siap menggelar rapat paripurna pelantikan MPR RI malam ini. Hanya saja pembahasan dari unsur DPD masih alot.
"Rapat fraksi-fraksi saya dapatkan kabar sudah siap jika rapat pemilihan penetapan pimpinan MPR mau dimajukan malam ini. Tetapi syaratnya adalah calon wakil ketua atau pimpinan MPR dari unsur DPD sudah harus putusan dulu, gitu," kata Basarah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2024).
Menurutnya, DPD RI masih terus menggelar rapat hingga malam ini, sebab belum menemukan siapa figur yang akan didorong menjadi Wakil Ketua MPR RI.
"Nah saya dari tadi siang memonitor teman-teman DPD rupanya sampai malam ini belum tercapai kesepakatan tentang siapa yang akan diusulkan menjadi Calon Wakil Ketua MPR dari DPD RI," katanya.
Untuk itu, kata dia, MPR RI akan menggelar rapat gabungan malam ini untuk membahas nasib rapat paripurna pelantikan pimpinan MPR RI.
"Atas dasar pertimbangan itu skrg kami mau rapat gabungan pimpinan MPR untuk menetapkan agar jadwal pemilihan dan penetapan pimpinan MPR tetap mengikuti jadwal yaitu pada tanggal 3 Oktober besok pukul jam 10.00 pagi," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Kelompok DPD Dedi Iskandar Batubara memastikan hingga Rabu (2/10/2024) malam tidak ada pelantikan pimpinan MPR. Belum adanya pelantikan tersebut, menurut Dedi, dikarenakan masih menunggu proses di DPD selesai.
"Informasinya malam hari ini tidak ada pelantikan. Belum akan ada pelantikan MPR pada malam hari ini. Menunggu proses di DPD selesai," kata Dedi Iskandar Batubara saat memimpin Rapat Penetapan Pimpinan Kelompok DPD dan Penetapan Alat Kelengkapan DPD RI di Kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2024).
Baca Juga: PKB Pilih Bos Lion Air Rusdi Kirana Jabat Wakil Ketua MPR, PKS Tunjuk Lagi HNW
Pelantikan MPR sendiri, jelas Dedi, saat ini masih menunggu proses pemilihan pimpinan di DPD selesai.
"Jadi, saya kira ini normal-normal saja dalam dinamika dan situasi pemilihan di lembaga ini dan MPR," ujarnya.
Mengenai kepastian waktu pelantikan pimpinan MPR, Wakil Ketua DPD Tamsil Linrung mengatakan kemungkinan dilakukan Kamis (3/10/2024).
"Tadi disampaikan kemungkinan besok baru ada rapat, sekaligus pelantikan pimpinan MPR. Oleh karena itu, kalau kami belum bisa menyelesaikan sampai pukul 19.00 WIB, sudah ada saling pengertian dengan pihak MPR," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Akankah Rocky Gerung Hadir? Polda Metro Tunggu Kedatangannya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Jaga Marwah Non-Blok, Connie Ingatkan Presiden Tak Sembarang Bayar Iuran Dewan Perdamaian
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?