Suara.com - Ajang PLN Electric Run 2024 sukses digelar dengan meriah di Scientia Square Park, Gading Serpong, Tangerang pada Minggu (6/10/2024).
Hal ini diakui oleh para juara dari ajang lari yang mengusung semangat penurunan emisi karbon tersebut.
Apresiasi muncul salah satunya dari Odekta Elvina Naibaho yang kembali menjadi Juara 1 kategori jarak 21K (half marathon) wanita dalam PLN Electric Run 2024. Menurutnya, event race yang digelar PLN ini sangat terstruktur dan memiliki fasilitas lengkap yang mendukung para pelari.
"Rasanya tentu senang dan bangga ya akhirnya kembali lagi di event yang terstruktur gitu. Dari menyanyi Indonesia Raya, terus doa, terus flag off, on time banget. Terus di setiap kilometer itu ada petunjuknya, marshallnya per 50 meter, kita sebagai pelari aman gitu," ujarnya.
Tidak hanya itu, Odekta menambahkan bahwa pemilihan lokasi event yang asri dan hijau makin membuat peserta nyaman dalam berlari.
"Lalu cuacanya sejuk. Satu hal juga plus yang paling saya apresiasi adalah minumnya itu per 2 kilo. Jadi sebelum kita haus kita sudah minum. Jadi dari mindset itu kita merasa nyaman saat berlari," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Juara 1 kategori jarak half marathon Pria, Robi Syianturi berpendapat bahwa ajang ini dapat meningkatkan prestasi olahraga lari. Atlet pemegang rekor half marathon nasional ini berharap, PLN Electric Run 2024 dapat berlanjut dan diperluas di berbagai daerah di Tanah Air.
"Luar biasa! Dari segi venue yang steril aman dan udara sejuk sehingga memungkinkan kita untuk berprestasi lebih baik lagi. Harapannya, event ini diadakan secara berlanjut dan lebih luas lagi," ujar Robi.
Sementara itu, Juara 1 kategori master (40 tahun ke atas) jarak 10K Pria, Bambang Oktovianus merasa para peserta sangat antusias mengikuti ajang ini karena berlangsung dengan baik dan meriah.
"Acaranya cukup bagus dan sangat meriah. Sangat antusias para pelari untuk mengikuti acara ini," terang Bambang.
Waliyanti, Juara 1 kategori master jarak 10K Wanita berharap keseruan ajang ini akan berlanjut pada tahun-tahun selanjutnya sehingga peminat olahraga lari dapat terus bertambah.
"Seru sih, steril, nyaman dan pokoknya enak. Harapannya semoga (PLN Electric Run 2025) dapat memberikan yang terbaik, lebih banyak peminatnya, lebih banyak pesertanya," kata Waliyanti.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan PLN Electric Run 2024 tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga membawa pesan kuat tentang kolaborasi dalam mendukung transisi energi dan lingkungan yang berkelanjutan.
"Melalui PLN Electric Run, Kami ingin mengajak seluruh peserta untuk berlari bersama. Tidak hanya demi kesehatan, tetapi juga demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Ini adalah gerakan kolektif kita semua," ujar Darmawan.
Darmawan juga menjabarkan bahwa melalui event yang diikuti sebanyak 6.470 pelari ini sukses berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon sebesar 14.363 kilogram CO2.
Tag
Berita Terkait
-
PLN Sukses Gelar PLN Electric Run 2024, Ajak Masyarakat Kurangi Emisi Karbon
-
Diikuti 6.470 Pelari, PLN Electric Run 2024 Ditarget Hindari Emisi Karbon hingga 14 ton CO2
-
Electric Run 2024, PLN Ajak Pelari Gaungkan Semangat Ramah Lingkungan
-
4 Inspirasi Outfit Olahraga Hijab ala Selebriti, Tetap Sporty dan Modis
-
29 Tahun Sepak Terjang PLN Indonesia Power Melistriki Tanah Air
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal