Suara.com - Serangan Bom Israel kembali menggempur wilayah pertahanan di bagian selatan Lebanon. Sebuah gereja dikabarkan menjadi sasaran dalam serangan yang terjadi Kamis (10/10).
Sebuah akun X mengabarkan hal tersebut dan menyampaikan kritik serta kecaman keras atas tindakan militer Israel yang selalu mengatasnamakan serangan-serangannya sebagai tindakan bertahan.
"BREAKING: Israel just dropped bombs on a church in South Lebanon, killing 4 Lebanese civilians. In what universe is this considered “self-defense”? (Israel baru saja menjatuhkan bomb ke sebuah gereja di Libanon Selatan, menewaskan 4 warga sipil, bagaimana bisa ini disebut sebagai pertahanan diri?)" tulis akun tersebut.
Cuitan akun tersebut juga menyertakan sebuah foto yang memperlihatkan puing-puing gedung yang tampak baru saja mendapatkan serangan bom.
Terlihat pula sejumlah kendaraan yang hangus dan hancur.
Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai korban dalam serangan ini.
Sebelumnya, gerakan perlawanan Lebanon Hizbullah telah meluncurkan lebih dari 200 roket di berbagai daerah di wilayah utara, termasuk Safed yang diduduki, Galilea, dan Golan.
Sumber-sumber Zionis melaporkan pada hari Rabu bahwa Hizbullah menembakkan lebih dari 200 roket ke wilayah utara yang diduduki dan Golan yang diduduki, seperti yang dilaporkan oleh kantor berita Samaa Palestina.
Wilayah Galilea, Dataran Tinggi Golan selatan, Galilea, dan kota Safed yang diduduki di Palestina yang diduduki mengalami serangan roket paling banyak oleh Hizbullah.
Baca Juga: Palestina Desak AS dan Barat Hentikan Penjualan Senjata ke Israel
Media rezim Zionis juga melaporkan bahwa roket Hizbullah menghantam sebuah bangunan di kota Safed, melukai satu orang.
Berita Terkait
-
Misteri Serangan Drone: Situs Vital Israel Kembali Dibombardir
-
AS Desak Israel untuk Segera Atasi Krisis Kemanusiaan di Gaza
-
AS Peringatkan Israel: Jangan Ulang Kehancuran Gaza di Lebanon!
-
Netanyahu Sebut Lebanon Bakal Hancur Seperti Gaza, Amerika Serikat: Itu Bukan Keinginan Kami
-
Palestina Desak AS dan Barat Hentikan Penjualan Senjata ke Israel
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer