Suara.com - Setelah mampir di Kota Bandung, Jawa Barat, Suara.com berkolaborasi dengan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) singgah ke Kota Malang, Jawa Timur. Selama dua hari yakni 10 dan 11 Oktober 2024, program yang didukung oleh Dana Padanan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dihadiri oleh puluhan content creator se-Kota Malang.
Workshop bertajuk 'Peningkatan Kapasitas Digital Creator Indonesia Menggunakan Supporting Tools Berbasis AI dalam Penulisan Konten dengan Model Jurnalisme Berkualitas' tersebut sukses digelar di Hotel Swiss-Belinn Malang. Seperti di Bandung, workshop di Malang juga dibagi beberapa sesi, antara lain ilmu jurnalistik, penulisan dengan kaidah jurnalistik, pemanfaatan search engine optimization (SEO) dan pembuatan video melalui platform media sosial.
Di sesi pertama, Ketua Tim Program sekaligus dosen UAJY Olivia Lewi Pramesti memberikan sambutan serta mengajak para content creator mengingat kembali dasar-dasar jurnalistik. Nggak cuma itu, mereka juga diajak untuk menggali serta mencari ide-ide yang nanti menjadi dasar pembuatan sebuah karya jurnalistik.
Sementara itu, sesi ke-dua menampilkan dosen UAJY Theresia Dyah Wulandari yang menyoroti soal praktik penulisan karya jurnalistik. Dijelaskan pula oleh Wulan, contoh-contoh nilai berita serta rumus 5W1H (What, Where, When, Who, Why, dan How) yang menjadi patokan seorang jurnalis dalam membuat artikel atau melakukan reportase.
Lanjut di sesi ke-tiga, Rendy Adrikni Sadikin selaku pemimpin redaksi Yoursay dan redaktur eksekutif Suara.com menjelaskan soal penggunaan SEO dalam pemberitaan. Selain penggunaan, Rendy juga menjelaskan prinsip-prinsip dasar sekaligus parameter pemaksimalan SEO tersebut sehingga meningkatkan peluang visibilitas suatu konten di mesin pencari.
Sesi ke-empat, giliran Fatikha Rizky Asteria selaku wakil koordinator multimedia Suarajogja.id yang mengajak para content creator menyelami teknik-teknik dalam penggunaan kamera, terutama melalui smartphone, untuk menghasilkan karya multimedia yang ciamik. Nggak cuma itu, mereka juga diajak melakukan praktik membuat video menggunakan aplikasi di smartphone.
Di pengujung hari pertama, Pemimpin Redaksi Suara.com Suwarjono yang bergabung melalui Zoom berkesempatan menyapa content creator di Malang.Suwarjono menjelaskan mengenai lanskap media digital kekinian yang dihantam beragam disrupsi. Suwarjono juga mengemukakan soal peluang monetisasi bagi media dan content creator. Di pengujung pemaparan, Suwarjono mengajak para content creator untuk berkolaborasi dengan media mainstream dalam berbagai hal.
Di hari ke-dua, Rendy Adrikni Sadikin sempat memberikan pemaparan terkait penggunaan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan di media massa. Tentunya, hal ini sangat penting mengingat penggunaan AI sedang menjadi sorotan baik di dunia media massa maupun industri lain. Di sesi ini, Rendy memaparkan bahwa AI bukanlah ancaman melainkan tools yang bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh para jurnalis.
Dalam sesi ke-dua di hari ke-dua, Yohanes Sigit Purnomo selaku akademisi dari Fakultas Ilmu Komputer UAJY mengajak para content creator untuk menggunakan aplikasi anotasi bernama Prodigy. Tools digunakan untuk melakukan anotasi terhadap sebuah karya jurnalistik. Dalam praktiknya, tools ini memudahkan seorang content creator untuk mengetahui letak unsur-unsur berita (5W1H) dalam sebuah karya jurnalistik.
Baca Juga: Content Creator Malang Bersatu pada Perhelatan Workshop Intensif Inisiasi UAJY dan Suara.com
Nah, di pengujung acara, para content creator diajak untuk membedah karya yang sudah di-submit ke platform user generated content (UGC) Yoursay serta nonton bareng karya multimedia yang telah mereka buat di platform Instagram. Selain itu, ada pertunjukkan yang menarik dan cukup mengharu biru dari anak-anak difabel di pengujung acara.
Pemimpin Redaksi Suara.com Suwarjono merasa senang dengan antusiasme peserta yang datang jauh-jauh dari segala penjuru Bandung untuk ikut meramaikan workshop itu. Menurut Suwarjono, para peserta tertarik karena workshop ini menyajikan pemaparan tentang tren lanskap media ke depannya, sehingga bisa menjadi bekal bagi mereka untuk membuat konten.
“Workshop ini memberikan bekal pertama tentang bagaimana membuat konten menarik, berkualitas dan bisa menjadi rujukan banyak orang. Apalagi, melalui workshop ini, para content creator bisa berkomunitas dan berjejaring agar dapat berkembang serta maju bersama-sama menghadapi tantangan media ke depannya,” ujar Suwarjono.
Suwarjono berharap workshop ini menjadi role model sebagai ajang rekrutmen dan mencari bakat-bakat baru content creator yang bisa diajak kolaborasi. “Saya berharap kawan-kawan bisa mendapatkan cara atau model supaya konten-konten yang dibuat bisa memiliki value, pengaruh dan bisa dilihat oleh banyak pembaca.”
Olivia Lewi Pramesti selaku Ketua Tim Dana Padanan UAJY dan Suara.com mengatakan kegiatan di Bandung merupakan kick-off dari rangkaian workshop yang nantinya akan digelar di Malang dan Yogyakarta. “Kami menargetkan 150 digital creator Indonesia untuk mendapatkan peningkatan kapasitas terkait cara penulisan konten yang berbasis digital dan juga menggunakan AI sehingga bisa menghasilkan konten berkualitas dan bisa dikonsumsi masyarakat.” tutur Olivia.
“Goals jangka panjang dari workshop ini adalah literasi masyarakat Indonesia supaya kritis pada media. Karena itu, kami melatih digital creator karena mereka pembuat konten. Alhasil, digital creator ini bisa menulis dengan benar dan sesuai prinsip jurnalistik yang berkualitas. Ya, harapannya literasi masyarakat Indonesia semakin baik,” kata Olivia.
Rangkaian workshop ini digelar di tiga kota, yakni Bandung, Yogyakarta dan Malang. Workshop ini merupakan kolaborasi antara UAJY dan Suara.com yang didukung oleh Program Dana Padanan Kemendikbud. Tujuannya workshop ini untuk memberikan pemahaman mengenai jurnalisme berkualitas dan penggunaan supporting tools berbasis AI kepada content creator.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135
-
Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo
-
Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo
-
Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare
-
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya