Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan susunan kabinetnya yang diberi nama Kabinet Merah Putih pada Minggu (20/10/2024) malam. Pengumuman itu dilakukan beberapa jam usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.
Salah satu tokoh yang ditunjuk masuk jajaran kabinet Prabowo yakni Dody Hanggodo. Dody Hanggodo diberi tugas oleh Presiden Prabowo sebagai Menteri Pekerjaan Umum.
"Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum," ucap Prabowo dikutip dari tayangan Kompas TV.
Berikut profil Dody Hanggodo yang dirangkum dari sejumlah sumber:
Sebelum masuk kabinet jajaran Prabowo-Gibran, Dody Hanggodo dikenal sebagai pengusaha. Ia menjadi komisaris di perusahaan Perkebunan sawit yakni PT Senabangun Anekapertiwi pada 2020.
Diketahui, PT Senabangun Anekapertiwi adalah anak perusahaan dari PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN).
PGUN dikabarkan sebagai emiten yang termasuk dalam grup Jhonlin yang dimiliki orang terkaya Kalimantan Andi Syamsuddin Arsyad yang akrab dipanggil Haji Isam.
PGUN merger dengan Senabangun Anekapertiwi pada 2022. Kemudian, nama Dody Hanggodo tak lagi terlihat dalam jajaran manajemen perusahaan.
Dody menjadi salah satu tokoh yang dipanggil Prabowo Subianto sebelum resmi ditunjuk sebagai menteri.
Baca Juga: Dari Ajudan Diangkat Jadi Menteri Sekretaris Kabinet, Begini Status Mayor Teddy Di TNI
Ia mengaku membahas sejumlah hal mengenai Asta Cita Presiden Terpilih Prabowo Subianto usai bertemu pada 14 Oktober 2024. Hanya saja, dia tidak mengungkap secara rinci apa yang dibahas keduanya.
"Pertemuan empat mata Prabowo dengan para calon menteri itu durasinya bervariasi. Ada yang hanya tiga menit dan lima menit, bahkan lebih dari itu," ujar Dody, dikutip Kamis, 17 Oktober 2024.
Mengenai perbincangan empat mata dengan Prabowo, Dody menuturkan, ia lebih membahas tentang masa depan Indonesia Emas 2045.
"Secara general tentang Asah Cita Mencapai Indonesia Emas 2045," katanya.
Dody menuturkan, tidak ada pembicaraan mengenai posisi di Kementerian Pekerjaan Umum. Dia menyerahkan ke Prabowo soal kejelasan nantinya.
"Baru tadi secara general, nanti saja biar diumumkan beliau sendiri lah, saya ini siapa begitu," ujar dia.
Tag
Berita Terkait
-
Dari Ajudan Diangkat Jadi Menteri Sekretaris Kabinet, Begini Status Mayor Teddy Di TNI
-
Menteri Kompak Pakai Dasi Biru Muda Di Istana, Mayor Teddy Yang Kasih Tahu Dresscode Pelantikan
-
Kabinet 'Gemoy' Prabowo-Gibran Dilantik Hari Ini, Ada 7 Menko Dan 9 Kementerian Dipecah
-
Prabowo Percayakan Ekonomi RI Diurus Oleh Menteri Lama Era Jokowi
-
Ditunjuk Jadi Seskab, Teka-teki Mayor Teddy Ikut Foto di Deretan Menteri Prabowo-Gibran Terpecahkan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika