Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengaku belum bisa membeberkan target usai dilantik menjadi menteri dalam Kabinet Merah Putih.
Menurutnya, Prabowo pasti punya key performance indicator (KPI) untuk para menterinya.
"Target kinerja, menteri itu berada dan bertanggung jawab kepada presiden, menteri itu pembantu presiden sekalipun menteri termasuk saya adalah Kader Partai Golkar , tetapi saya berada dan tanggung jawabnya langsung ke Presiden, nah 100 hari program kerja itu adalah KPI yang ditetapkan oleh Presiden," kata Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (21/10/2024).
Kemungkinan, kata dia, baru esok para menteri dipanggil satu persatu oleh Prabowo untuk diberikan target.
"Jadi nanti mungkin baru dilantik tadi, besok baru mulai dipanggil satu-satu oleh presiden baru dikasih target," katanya.
Ia menegaskan, jika kader-kader Golkar yang menjadi menteri dan wakil menteri akan tegak lurus apa perintah Prabowo.
"Nah kalau persoalan target masing-masing Menteri punya target saya tidak diberikan kewenangan oleh Pak Prabowo untuk menjelaskan target masing-masing Menteri dari Kader Partai Golkar karena full kita tegak lurus dan patuh kepada apa yang diperintahkan oleh Presiden ya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM