Suara.com - Pesawat Hercules, atau Lockheed Martin C-130 Hercules, dikenal sebagai salah satu pesawat angkut militer paling tangguh dan fleksibel. Pesawat ini telah digunakan oleh banyak negara selama puluhan tahun, termasuk Indonesia, bahkan mendapat julukan "Kuda Udara".
Selain fungsinya yang krusial dalam operasi militer dan kemanusiaan, pesawat Hercules juga menjadi sorotan ketika Menteri BUMN Erick Thohir dan jajaran kabinet Indonesia menaikinya dalam sebuah perjalanan resmi.
Keunggulan dan Fleksibilitas Hercules
C-130 Hercules memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya populer. Pesawat ini didesain dengan sayap tinggi, memberikan visibilitas baik bagi kru, serta mampu mengangkut berbagai jenis kargo, termasuk kendaraan militer.
Salah satu keunggulannya adalah kemampuan lepas landas dan mendarat di landasan pendek, bahkan di medan yang sulit dijangkau. Selain itu, Hercules dapat dimodifikasi untuk berbagai misi seperti patroli maritim, pemadam kebakaran udara, hingga evakuasi medis.
Indonesia, melalui TNI AU, mengoperasikan beberapa varian Hercules, termasuk yang digunakan untuk transportasi militer, bantuan bencana, dan evakuasi medis. Dalam berbagai operasi kemanusiaan, Hercules sering digunakan untuk mengirim bantuan ke wilayah yang terdampak bencana, seperti gempa bumi dan banjir, menjadikannya sebagai aset berharga tidak hanya bagi militer, tetapi juga masyarakat sipil.
Pengalaman Menteri Erick Thohir Naik Hercules
Baru-baru ini, Menteri BUMN Erick Thohir membagikan pengalaman pertamanya menaiki pesawat Hercules, tepatnya C-130J Super Hercules A-1340 milik TNI AU. Meski sudah sering bepergian dengan pesawat, ini adalah pengalaman pertama Erick terbang dengan pesawat Hercules.
Ia mengaku merasa tegang namun bersemangat. Dalam perjalanan bersama jajaran menteri menuju Magelang, Jawa Tengah, Erick berbagi momen ini dengan Menteri Investasi, Rosan Roeslani. Keduanya bercanda mengenai ketegangan yang mereka rasakan, mengingat keseriusan hidup yang mereka jalani saat ini.
Baca Juga: Siap Digembleng di Akmil, Sri Mulyani Sebut Para Menteri Naik Hercules yang Pernah Dipakai ke Gaza
Keberangkatan ini dilakukan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan para menteri lain yang juga ikut dalam rombongan, termasuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Meski bagi sebagian orang pesawat Hercules sudah menjadi alat transportasi sehari-hari di militer, bagi jajaran menteri yang belum terbiasa, ini merupakan pengalaman baru yang menarik.
Kombinasi Ketangguhan dan Simbol Kekuatan Negara
Pesawat Hercules bukan hanya sekadar alat transportasi, tetapi juga simbol kekuatan dan keandalan militer Indonesia. Dengan kemampuan mengatasi berbagai medan sulit dan menanggulangi kondisi darurat, Hercules menjadi pesawat serbaguna yang membantu banyak misi penting, baik di dalam maupun luar negeri.
Pengalaman para pejabat tinggi negara menaiki Hercules juga menunjukkan bagaimana pesawat ini tetap relevan dalam berbagai konteks, termasuk diplomasi dan kegiatan pemerintahan.
Hercules telah membuktikan dirinya sebagai “kuda kerja udara” yang tak tergantikan, baik dalam misi militer, kemanusiaan, maupun simbol kebanggaan nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto
-
Riza Patria Soroti Perjalanan Politik Prabowo dan Pesannya bagi Para Taipan