News / Internasional
Senin, 11 November 2024 | 11:44 WIB
Seorang pria duduk di antara reruntuhan bangunan di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Rabu (17/7/2024). ANTARA FOTO/Xinhua/Rizek Abdeljawad/rwa.

"Sangat sulit bagi ambulans dan Pertahanan Sipil untuk mencapai daerah itu dengan cepat, jadi saya memutuskan untuk menggunakan tangan saya untuk menyelamatkan para korban dan mengeluarkan korban tewas untuk dikuburkan pada dini hari," kata Mohammed Doghmosh, warga Palestina berusia 25 tahun kepada Xinhua.

Doghmosh mengatakan bahwa ia dan teman-temannya menggunakan senter pada ponsel mereka untuk melihat dengan jelas melalui reruntuhan sehingga mereka dapat mengeluarkan korban sesegera mungkin.

"Sepanjang waktu, kami berpacu melawan kematian, perang, dan waktu. Jadi, kami harus menjalankan misi ini dengan tangan kami sendiri dan saling membantu sebaik mungkin," katanya.

Load More