Suara.com - Para pemimpin Arab dan Muslim berkumpul di Arab Saudi pada hari Senin untuk menghadiri pertemuan puncak yang membahas perang di Gaza dan Lebanon, sebuah kesempatan untuk menyampaikan pesan kepada Presiden terpilih AS Donald Trump.
Kementerian luar negeri Saudi mengumumkan rencana pertemuan puncak tersebut pada akhir Oktober selama pertemuan, juga di Riyadh, mengenai "aliansi internasional" baru untuk mendesak pembentukan negara Palestina.
Pertemuan ini diadakan satu tahun setelah pertemuan serupa di Riyadh antara Liga Arab yang berpusat di Kairo dan Organisasi Kerja Sama Islam yang berpusat di Jeddah, di mana para pemimpin mengecam tindakan pasukan Israel di Gaza sebagai "biadab".
Kali ini, pemilihan Trump minggu lalu untuk masa jabatan kedua di Gedung Putih kemungkinan akan menjadi perhatian para pemimpin, kata Anna Jacobs, analis senior Teluk untuk lembaga pemikir International Crisis Group.
"Pertemuan puncak ini merupakan kesempatan bagi para pemimpin regional untuk memberi isyarat kepada pemerintahan Trump yang akan datang tentang apa yang mereka inginkan dalam hal keterlibatan AS," katanya.
"Pesan yang disampaikan kemungkinan berupa dialog, de-eskalasi, dan seruan terhadap kampanye militer Israel di kawasan tersebut." Perang di Gaza meletus dengan serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya di Israel selatan pada 7 Oktober tahun lalu, yang mengakibatkan 1.206 kematian, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP dari angka-angka resmi Israel.
Kampanye pembalasan Israel telah menewaskan lebih dari 43.600 orang di Gaza, sebagian besar dari mereka warga sipil, menurut data dari kementerian kesehatan wilayah yang dikuasai Hamas yang dianggap dapat diandalkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Hizbullah yang berbasis di Lebanon, yang seperti Hamas didukung oleh Iran, mulai menembaki Israel setelah serangan 7 Oktober. Pertukaran lintas batas reguler meningkat pada akhir September ketika Israel mengintensifkan serangan udara dan mengirim pasukan darat ke Lebanon selatan.
Meskipun ada kritik atas dampak kampanye militer Israel terhadap warga sipil Gaza, Presiden AS Joe Biden yang akan lengser memastikan bahwa Washington tetap menjadi pendukung militer terpenting Israel selama lebih dari setahun pertempuran.
Baca Juga: Kamala Harris Kalah, Elon Musk dan Donald Trump Rayakan Kemenangan Sambil Bermain Golf
Berita Terkait
-
Trump dan Pangeran Salman Bertelepon: Apa Arti Kemenangan Trump bagi Arab Saudi?
-
Mantan Staf Kamala Harris Desak Biden Mundur, Paksakan Sejarah Presiden Wanita Pertama AS?
-
Iran Desak PBB Usir Israel, OKI dan Liga Arab Diminta Bersatu!
-
3 Pemain Kunci Arab Saudi yang Patut Diwaspadai Timnas Indonesia
-
Kamala Harris Kalah, Elon Musk dan Donald Trump Rayakan Kemenangan Sambil Bermain Golf
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib