News / Internasional
Senin, 11 November 2024 | 21:57 WIB
Ilustrasi sepasang kesaih sedang berciuman (Pixabay/Bingodesigns)

Suara.com - Caroline Quinn, seorang wanita 25 tahun asal Boston, Massachusetts, berbagi kisahnya tentang kehidupan dengan alergi parah yang membuat bahkan ciuman bisa berbahaya baginya.

Mengidap Mast Cell Activation Syndrome (MCAS) - kondisi langka di mana sel mast tubuh melepaskan substansi berlebih yang memicu gejala alergi - membuat hidupnya penuh tantangan. Kondisi ini bukan hanya memengaruhi kesehatannya, tetapi juga hubungan pribadinya, termasuk dalam hal cinta.

Melalui video viral di TikTok yang telah ditonton jutaan kali, Caroline menjelaskan bagaimana ia harus mengikuti aturan ketat untuk memastikan ciuman dari pacarnya, Ryan, tidak membahayakan nyawanya.

"Aturan ciuman yang harus diikuti Ryan itu seperti bahasa cinta bagi saya. Itu membuat saya merasa dihargai, karena menunjukkan bahwa Ryan mengerti betapa seriusnya alergi dan gangguan kekebalan tubuh saya," ujar Caroline.

Untuk memastikan keselamatannya, Ryan, yang berusia 24 tahun, harus menghindari beberapa makanan selama 24 jam sebelum ciuman, seperti kacang tanah, kacang-kacangan, biji wijen, mustard, kiwi, dan makanan laut.

Selain itu, dia juga harus memastikan tidak makan apapun tiga jam sebelum bertemu dengan Caroline dan menyikat gigi dengan teliti sebelum ciuman. Jika aturan ini tidak diikuti, akibatnya bisa sangat fatal bagi Caroline, yang sudah sering menghabiskan waktu di rumah sakit akibat reaksi alergi yang parah.

Caroline juga menceritakan bagaimana pengalaman buruk di masa lalu, ketika mantan pacarnya tidak menganggap serius kondisinya, mengakibatkan reaksi alergi yang sangat berat.

Ia harus menjalani pengobatan yang panjang dan berisiko tinggi setelah ciuman yang tak aman. Namun, meski begitu, ia sangat bersyukur atas pengorbanan dan perhatian ekstra yang diberikan oleh Ryan.

Tantangan alerginya tidak hanya membatasi kehidupan cintanya, tetapi juga aspek lainnya dalam kehidupannya.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Film Horor, Wanita Ahli Neraka Sajikan Perjalanan Spiritual yang Mencekam

Caroline belum pernah menaiki pesawat selama hampir enam tahun karena banyak alergen di dalamnya, dan dia juga jarang menginap di hotel karena debu dan jamur bisa memicu alerginya. Tinggal di rumah orang lain juga menjadi tantangan besar, karena keberadaan hewan peliharaan dan aktivitas memasak dapat memicu gejalanya.

Meski begitu, Caroline merasa sangat dihargai dan dicintai oleh Ryan, yang selalu berusaha memenuhi segala kebutuhan ekstra agar ia bisa merasa aman.

"Ryan membuat saya merasa dicintai karena dia berkorban dan berusaha ekstra keras," ujar Caroline.

Ia juga mengungkapkan bagaimana ia tetap bisa menikmati kedekatannya dengan Ryan melalui cara-cara lain seperti ciuman di dahi, memeluk, atau sekadar berpegangan tangan.

Load More