Suara.com - Sebanyak 4.000 warga Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat bisa menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Mereka nantinya bakal dipekerjakan untuk memenuhi kebutuhan di sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram H Rudi Suryawan mengatakan pihaknya tengah melakukan sosialisasi secara langsung dan tidak langsung bagi warga yang tertarik.
"Langsung, kami menyampaikan informasi ke masyarakat melalui aparat kecamatan dan kelurahan. Sedangkan tidak langsung, sosialisasi kami lakukan melalui media massa dan media sosial," kata Rudi di Mataram, Sabtu (16/11/2024).
Rudi menerangkan kebutuhan 4.000 PMI ke Malaysia itu merupakan kuota se-NTB, dan berdasarkan informasi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, proses perekrutan ini dijadwalkan berlangsung hingga 15 Januari 2025.
Masyarakat di Kota Mataram yang berminat menjadi PMI ke Malaysia kata dia, dapat segera mendaftarkan diri, agar berbagai proses dokumen diproses dan bisa berangkat secara legal.
"Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin mengadu nasib ke negeri jiran," katanya.
Apalagi, untuk pengiriman PMI ke Malaysia ini sudah menggunakan sistem perekrutan satu kanal (SPSK) secara gratis atau "zero cost" (biaya nol).
Ia menjelasakan program SPSK ini sama dengan program pemberangkatan PMI ke Malaysia dengan sistem "zero cost" yang sudah dilaksanakan sejak tahun lalu.
"Jadi silakan, siapapun masyarakat yang memenuhi syarat jadi calon PMI ke Malaysia bisa mendaftar lewat kantor kami. Kami siap fasilitasi," katanya.
Baca Juga: Siapa Issac Hayden? Diklaim Punya Darah Malaysia, Tapi Resmi Pilih Timnas Jamaika
Rudi berharap melalui program SPSK dapat membantu masyarakat di Kota Mataram yang ingin bekerja ke luar negeri menjadi PMI, namun terkendala dengan biaya.
Data Disnaker Kota Mataram mencatat, sejak Januari-28 Oktober 2024, sebanyak 429 orang PMI asal Kota Mataram sudah penempatan di Malaysia dan rata-rata PMI laki-kali bekerja di perkebunan sawit dan ada juga di konstruksi bangunan, sedangkan PMI perempuan menjadi asisten rumah tangga. (Antara)
Berita Terkait
-
2 WNI Masih Hilang di Perairan Jeju Korea Selatan, KBRI Seoul Pantau Pencarian
-
Jalin Kerjasama Internasional, Psikologi UNJA MoA dengan Kampus Malaysia
-
Netizen RI Ngamuk! Media Malaysia Diduga Ledek Mees Hilgers Minta Maaf Tak Bisa Bela Timnas Indonesia vs Jepang
-
Menohok, 3 Pemain Keturunan yang Tolak Mentah-mentah Timnas Malaysia
-
Siapa Issac Hayden? Diklaim Punya Darah Malaysia, Tapi Resmi Pilih Timnas Jamaika
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda
-
Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi
-
Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026
-
Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9
-
KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!
-
Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026