Suara.com - Mantan Presiden RI Ke-7, Joko Widodo (Jokowi) turun langsung ke lapangan memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin.
Jokowi mengampanyekan Ahmad Luthfi-Taj Yasin sembari menyapa masyarakat Kabupaten Tegal dengan membagi-bagikan kaos pada Sabtu (16/11/24).
Ketiganya terlihat menaiki mobil Jeep terbuka berwarna putih. Kaos yang dilempar-lemparkan oleh Jokowi tersebut langsung diserbu oleh masyarakat.
Bahkan, puluhan ribu masyarakat menunggu di sepanjang jalan raya Tegal-Purwokerto yang dilalui oleh mobil Jokowi dan rombongan.
Video yang memperlihatkan bentuk dukungan Jokowi terhadap Ahmad Luthfi-Taj Yasin ini pun viral di sosial media.
Salah satunya diunggah akun tiktok @paryono_88. Dalam video tersebut terlihat berapa antusiasnya masyarakat menyambut kedatangan Jokowi.
“Makin seru.. Jateng Menyala,” tulis akun tersebut.
“Pak Jokowi terjun langsung kampanyekan Cagub nomer 2, mulai perang terbuka nih,” tambahnya.
Video itu sontak mengundang beragam komentar dari warganet. Bahkan ada yang berpendapat bahwa Tindakan Jokowi sebagai mantan Presiden ini dianggap tidak biasa.
Baca Juga: Pasti Diundang, Jokowi Bakal Hadir Kampanye Akbar RK-Suswono 23 November
“Baru kali ini liat mantan presiden turun kampanye dulu dulu tidak ada. yng begini apakah belum rela turun jdi presiden atau gimana konsep nya..,” tulis @NETRAL***
“gak ngaruh.....karo juragan esemka..tetap Jendral Andika Perkasa..memang betul2 perkasa,” sahut @Aam**
“Semoga warga Jawa Tengah cerdas dan semakin kritis , jangan terpengaruh hanya kaos bansos,tapi berfikirlah untuk masa depan daerah kalian , sy yg dr Jatim aja mendukung Andika bravo TNI,” tulis @Karni***
“Pokoknya pemilu sekarang no banteng.saya pilih yg mengusung dari gerindra.biar sejalan sama pusat,” ujar @kai***
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour