Suara.com - Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani surat Keputusan Presiden (Kepres) tentang hari libur nasional pada 27 November yang bertepatan dengan hari pencoblosan Pilkada serentak 2024. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan, penandatanganan Kepres tersebut sebagai upaya memberikan hak pilih masyarakat pada saat momen pemilu.
"Kami ingin sampaikan satu Pengumuman resmi, yaitu adanya Keppres nomor 33 tahun 2024 tentang hari pemungutan suara Pilkada sebagai hari libur nasional. Keputusan ini di tandatangan presiden tangal 21 November. Dasarnya adalah untuk memberikan hak pilih masyarakat," kata Tito usai rapat tingkat menteri di kantor kantor Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Jumat (22/11/2024).
Tito menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan pasal 84 Undang-Undang nomor 1 tahun 2015 revisi UU nomor 6 tahun 2020 tentang pelaksanaan pilkada, pemungutan suara harus dilakukan pada hari libur atau hari yang diliburkan.
"KPU sudah menetapkan PKPU pilkada serentak ini dilaksanakan tanggal 27 November dan itu hari Rabu, bukan hari libur. Maka konsekuensinya diliburkan. Maka resmi hari Rabu nanti adalah hari libur nasional dalam rangka pemungutan suara pilkada," ujar Tito.
Diketahui, total daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024 ada sebanyak 545 daerah dengan rincian 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota.
Ada pun jumlah pemilih berdasarkan kelompok usia, dari data KPU, tercatat golongan Milenial dan Generasi Z (Gen Z) menjadi yang terbanyak. Sekitar 40 persen pemilih atau sekitar 46,8 juta orang yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) ialah Gen Z yang berusia kurang dari 27 tahun.
Sementara itu, jumlah pemilih milenial sebanyak 66,8 juta orang. Jumlah pemilih Gen X sebanyak 57,48 juta orang. Pemilih Baby Boomer sebanyak 28,1 juta orang. Dan pemilih Pre-Boomer sebanyak 3,57 juta orang.
Berita Terkait
-
Bongkar Sifat Menyebalkan Kucing ke Wakil PM Inggris, Prabowo 'Gosipin' Bobby Kertanegara?
-
PPN Bakal Naik 12 Persen, Netizen Singgung Janji Prabowo Tak Ada Kenaikan Pajak Jika Jadi Presiden
-
Curigai Prabowo Lolos Sanksi Bawaslu soal Dukungan ke Ahmad Luthfi, Fedi Nuril Colek Pakar: Hari Minggu Presiden Libur?
-
Johanis Tanak Jadi Pimpinan KPK Petahana, IM57+ Sebut DPR Masih Pilih Orang Bermasalah
-
Terungkap, Ini Makna Seruan 'Viva Zapata' yang Diucapkan Prabowo di Hadapan Presiden Meksiko
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT