Suara.com - Aktor Pandji Pragiwaksono buka suara soal inisiasi baru Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka berupa layanan ‘Lapor Mas Wapres’.
Pandji menilai jika hal itu bukanlah hal yang salah dan semacamnya. Terlebih jika itu adalah perintah Presiden Prabowo maka sah-sah saja dilakukan oleh seorang wapres.
“Boleh boleh aja, bahkan kalau itu memang yang ditugaskan oleh Pak Prabowo ya sah-sah aja wapres melakukan itu,” Ujar Pandji, dikutip dari kanal youtubenya, Selasa (26/11/24).
Meskipun banyak yang menilai bahwa layanan ini cukup membantu, namun menurut Pandji kurang pas jika dilakukan oleh seorang wapres.
Pandji justru mempertanyakan apakah Wakil Presiden atau Customer Service yang siap sedia melayani pengaduan Masyarakat.
“Cuman, kenapa itu ‘doang’. Dunia Internasional kalau tau wapres Indonesia tiap hari kerjanya cuman terima pengaduan rakyat pasti ditanya sama dunia Internasional, Wakil Presiden apa Customer Service?,” tandasnya.
Menurut Pandji hal semacam itu sayang sekali jika dilakukan oleh Gibran secara langsung. Lantaran bisa digantikan perannya dengan teknologi yang super canggih.
“Kenapa harus orang? Kenapa kalau terima aduan kenapa nggak pakai teknologi,” ujarnya.
“Teknologi guys, 2024, udah mau 2025, masak masih pakai zaman Kerajaan,” tambahnya.
Pandji mengatakan jika dilihat secara sekilas layanan aduan Masyarakat ‘Lapor Mas Wapres’ tersebut meninggalkan kesan tugas wapres yang remeh.
“Karena wakil presiden itu harusnya bukanlah jadi orang yang terima aduan, dan aduannya se Indonesia.,” ujarnya.
“Sayang sekali, karena kesannya tugasnya wakil presiden menjadi sangat remeh,” tambahnya.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Diduga Terkait Penerimaan dari Sejumlah Proyek
-
Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota
-
Prabowo Minta Pengusaha Batu Bara dan Kelapa Sawit Prioritaskan Kebutuhan Nasional
-
Feri Amsari: Negara Harus Ungkap Pelaku Serangan Andrie Yunus atau Dianggap Bagian dari Kejahatan
-
Profil Bupati Cilacap Syamsu Auliya Rachman yang Terjaring OTT KPK, Harta Tembus Rp11 Miliar
-
Pegang Data Intelijen, Prabowo Ungkap Motif Pengamat yang Sering Sebut Indonesia Hancur
-
Bukan Cuma Bupati, KPK Tangkap 26 Orang Lainnya di OTT Cilacap
-
Perintah Prabowo ke Menteri Jelang Lebaran: Harga Stabil, BBM Aman dan Menpar Aktif Promosi Wisata
-
Jerit Tioman dan Kisah Rifya Melawan Tambang di Dairi hingga Halmahera
-
Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!